Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Senang Jembatan Jerambeh Gantung Diresmikan, Ketua RT Ungkap Dampak Positif dan Negatifnya

Dengan diresmikan Jembatan Jerambeh Gantung, tentunya juga akan berdampak bagi warga yang berada di sekitar jembatan.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Peresmian Jembatan Jerambeh Gantung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Akil beserta jajaran Forkopimda, Kamis (04/03/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Jembatan Jerambeh Gantung yang merupakan akses penghubung Kota Pangkalpinang, dengan Kabupaten Bangka telah diresmikan oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Akil, Kamis (04/03/2021).

Peresemian dihadiri oleh beberapa kepala daerah seperti Bupati Kabupaten Bangka, Mulkan, anggota DPR RI Rudianto Tjen dan jajaran Forkopimda.

Dengan diresmikan Jembatan Jerambeh Gantung, tentunya juga akan berdampak bagi warga yang berada di sekitar jembatan.

Satu di antaranya adalah ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Jerambeh Gantung, Silvia Rosita yang mengungkapkan banyak dampak positif setelah adanya jembatan.

"Bagus dulu sepi sekarang sudah ramai, dampaknya bagus lah kalau mau ke seberang (Kabupaten Bangka) bisa lebih cepat bisa lewat sini," ujar Silvia.

Tak hanya akses jalan yang lebih mudah, Silvia mengatakan terkait perekonomian juga lebih baik dengan adanya jembatan Jerambeh Gantung.

"Lumayan lah kayak ini sekarang sejak ada jembatan ada warung di sini, jadi kan bisa nambahin ekonomi warga di sini. Kalau di sini ramai banyak yang melintas, atau orang-orang nongkrong di sini kan bisa belanja di warung jadi ya dampaknya bagus lah," jelasnya.

Namun tak hanya dampak positif saja, Silvia pun mengungkapkan sisi lain dampak dari adanya jembatan Jerambeh gantung.

"Kemarin ada nemuin botol-botol minuman di bawah jembatan, enggak tahu tapi bukan dari anak-anak sini. Kita susah ngawasin kadang mereka ada nongkrong di bawah jembatan itu jam 12 malam, jadi kita susah itu pengawasan," tuturnya.

"Ini kita sudah koordinasi sama pak lurah dan pak Bhabinsa kita gimana solusinya, paling ya kita rapatkan dulu soalnya yang nongkrong itu bukan warga sini," tambahnya.

Sementara itu pemilik warung yang berada tepat disamping jembatan Jerambeh Gantung, Yulianti turut merasakan dampak positif jembatan Jerambeh Gantung.

"Syukur lah ada jembatan Jerambah gantung, jadi bisa buka warung. Kalau dulu ya daerah ini sepi, siapa yang mau lewat ini kan jalan buntu. Tapi ini jembatan jalannya kan nembus Balun Ijuk, jadi ya nanti pasti ramai orang lewat," kata Yulianti.

Beralas semen dan beratap asbes, Yulianti rela menghabiskan sekitar Rp 5 juta untuk mendirikan warungnya. Bahkan Yulianti mengungkapkan akan terus melakukan pembenahan, terhadap warung yang sudah didirikan sejak delapan bulan lalu.

Selain itu kediaman Yulianti yang juga berada tepat dibelakang warungnya tersebut, membuat Yulianti akan menambah menu untuk menarik minat masyarakat yang melewati jembatan Jerambah gantung

"Nanti pengen juga jual bakso atau nasi, kalau sekarang kan mie instan sama minuman aja. Pengen lah jualan mumpung rumah deket gak capek bolak-balik, terus juga manfaatin jalan ini lah," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved