Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Ternyata Wagub Bangka Belitung, Abdul Fatah Masuk Kategori Lansia, Divaksin Bersama Istri

Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Bangka (Babel), Abdul Fatah bersama istrinya sudah melakukan vaksinasi dosis pertama pada gelombang dua yang

bangkapos.com
Wagub Babel Abdul Fatah 2601 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Bangka (Babel), Abdul Fatah bersama istrinya sudah melakukan vaksinasi dosis pertama pada gelombang dua yang disasarkan untuk pekerja publik, Kamis (4/3/2021).

Usai melakukan vaksinasi, Abdul Fatah dan istri menjalankan observasi selama 30 menit dan kondisi baik-saja.

Hal ini diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bangka Belitung, Hermain SKM, MKM, Kamis (4/3/2021).

"Tadi pagi, Pak Wagub dan ibu sudah selesai vaksinasi, masuk kategori Lansia (usia lanjut -red) beliau. Jam 08.00 WIB pagi tadi sudah datang. Alhamdulillah beliau ini setelah divaksin pun tidak merasakan apa-apa. Santai saja, tidak merasa ngantuk berlebihan, tapi biasanya malam akan cepat dan pulas," ujar Hermain.

Jadwal suntik vaksin kedua Abdul Fatah dan istri direncanakan akan dilakukan 28 hari kemudian setelah vaksinasi dosis pertama ini.

"Kalau kelompok lansia harus 28 hari lagi divaksin dosis kedua, kalau bukan lansia ditargetkan 14 hari ke depan," kata Hermain.

Dijelaskannya, kelompok lansia aka melakukan skrining yang ketat dan perlu kehati-hatian sebelum dilakukan vaksinasi oleh tim kesehatan.

"Yang terpenting kita ingatkan untuk kelompok lansia agar mempersiapkan diri seperti makanan, vitamin, tidur cukup dan tidak bergadang dan pagi hari dianjurkan sarapan terlebih dulu," lanjut Hermain.

Pelaksanaan vaksinasi untuk lansia diakuinya tak secepat vaksinasi pada umumnya, sebab perlu skrining bertahap dan pendamping diharapkan harus cekatan dan mengawasi.

"Pendaftaran ini melalui aplikasi, kalau ditahap dua ini, awalnya kebijakan hanya untuk ibu kota provinsi lansia, tetapi berdasarkan hasil diskusi kemarin dengan wamenkes ternyata diperlebar kepada lansia diprioritas untuk seluruh kabupaten dan kota, tidak hanya di ibu kota provinsi,"

Menyikapi hal ini Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung sudah meminta Dinkes kabupaten untuk melakukan pendataan bagi lansia setempat.

"Kalau lewat aplikasi banyak lansia dan pendamping yang kurang paham, oleh karena itu kita minta bantuan dari RT dan RW atau kelurahan untuk mendata di wilayah mereka," kata Hermain. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved