Breaking News:

Berita Bangka Tengah

811 Tenaga Pelayan Publik di Bangka Tengah Telah Divaksin, Hari Ini Masih Berlangsung

Sebanyak 811 tenaga pelayanan publik di Bangka Tengah telah dilakukan vaksinasi, Kamis (4/3/2021) kemarin.

Bangkapos.com/Sela Agustika
Proses pelaksanaan vaksinasi tahap dua untuk pelayanan publik di Gedung Serba Guna Pemkab Bangka Tengah, Kamis (5/3/2021) lalu. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA—Sebanyak 811 tenaga pelayanan publik di Bangka Tengah telah dilakukan vaksinasi, Kamis (4/3/2021) kemarin.

Pelakana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun mengatakan, hari ini Jumat, (6/3/2021) pelaksanaan vaksinasi untuk pelayanan publik masih berlangsung.

"Kemaren jumlah yang telah divaksin ada 811 orang dan yang ditunda vaksinasi ada 26 orang karena ada penyakit tertentu," kata Zaitun, Jumat (6/3/2021).

Dia menyebutkan, proses vaksinasi tahap dua ini berlangsung di beberapa lokasi, yakni Gedung Serba Guna Pemkab Bangka Tengah dan di sembilan puskesmas di Bangka Tengah.

Sementara itu, ia mengatakan jumlah sasaran pejabat publik di Bangka Tengah yang akan divaksinasi kurang lebih sebanyak 3.000 orang, namun untuk dosis yang diterima saat ini untuk 1.600 orang.

"Jadi untuk penerima vaksin ini karena terbatas untuk pendataannya kami serahkan ke OPD masing-masing untuk yang ikut divaksin dan kami sudah ajukan lagi untuk gelombang ke duanya sebanyak 1.800," kata Zaitun.

Ia menambahkan, sebelum dilakukan vaksinasi, ada empat tahap yang dilakukan, yakni pendaftaran, skrining, penyuntinkan vaksin, dan observasi.

"Skrining ini merupakan tahap pendataan riwayat penyakit dan lainnya apakah layak untuk divaksin. Sedangkan untuk observasi ini kami lakukan setelah 30 menit dilakukan vaksinasi apakah ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI)," jelasnya.

Dia berharap vaksinasi tahap dua ini bisa berjalan dengan lancar dan terealisasi sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Bahkan, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin dan tidak percaya akan berita hoak dari efek vaksinasi karena sudah halal dan terjamin.

"Vaksin ini untuk menambah imunitas tubuh dan juga melindungan diri. Sudah aman, halal dan terjamin, bahka kita juga sudah memvaksin pimpinan daerah dan tidak ada efek samping yang buruk,"tuturnya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved