Breaking News:

Pembunuhan di Sungaiselan

AH Menyesal Bunuh Bekas Menantu: Tidak Ada Niat, Saya Hanya Ingin Menyelamatkan Anak

Sebetulnya saya tidak ada niat untuk itu, saya sangat menyesal telah melakukan pembacokan kepada AB karena saya berpikir bagaimana menyelamatkan anak

(Istimewa/Polres Bateng)
Waka Polres Bateng Kompol Hasbi yang didampingi Kabag Ops Kompol Yudha Wicaksono dan Kasat Reskrim AKP Rais Muin saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bateng. Jumat, (5/3/2021) sore. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Abdul Hadi (AH) (68) pelaku pembunuhan terhadap bekas menantunya, Andri Budiman (AB) di Kecamatan Sungai Selan terancam hukuman kurungan 15 tahun penjara sebagaimana pasal 338 KUHP jo pasal 351 ayat (3) KUHP AH atas tindak pembunuhan atau penganiayaan.

Hal ini disampaikan langsung Waka Polres Bateng Kompol Hasbi yang didampingi Kabag Ops Kompol Yudha Wicaksono dan Kasat Reskrim AKP Rais Muin saat menggelar konferensi pers di Mapolres Bateng. Jumat, (5/3/2021) sore.

Kejadian yang bermula saat Dahlan Patoni (DP) mendatangi langsung kediaman AB untuk memperingatkan agar tidak lagi mencampuri urusan Kakak kandungnya Hartuti dan sekaligus ingin menunjukan surat perceraian.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mantan Mertua Bacok Menantu Hingga Tewas, Begini Kronologisnya

"Jadi kedatangan DP ke rumah AB berujung ribut dan AB tidak terima diperingatkan oleh mantan adik iparnya tersebut," ujar Waka Kompol Hasbi.

Kata Waka Kompol Hasi, Akibat kejadain ini DP langsung dicekik lehernya oleh AB, dimana saat bersamaan Ibu DP melihat perkelahian tersebut dan spontan langsung berteriak minta tolong.

"Mendengar teriakkan istrinya AH ini spontan mendatangi rumah AB dengan membawa sebilah parang saat melihat anaknya DP dalam posisi terjepit karena dicekik oleh AB. Tanpa berpikir panjang AH ini membacok AB sampai lima kali dengan maksud untuk menyelamatkan anaknya," ujar Hasbi, Jumat (6/3/2021).

Adapun barang bukti yang diamankan pihak kepolisan yakni berupa baju, celana, dan parang yang digunakan tersangka saat melakukan pembunuhan.

Sementara itu tersangka AH mengatakan bahwa dirinya tidak ada niat untuk menghabisi nyawa mantan menantunya, namun ia hanya ingin menyelamatkan anaknya yang saat kejadian tersebut dalam posisi terdesak.

"Sebetulnya saya tidak ada niat untuk itu, saya sangat menyesal telah melakukan pembacokan kepada AB karena saya berpikir bagaimana caranya untuk menyelamatkan anak saya yang posisinya sudah terdesak jika dibiarkan mungkin nyawa anak saya yang tidak selamat makanya saya langsung mengayunkan parang yang saya pegang ke arah kepala AB sebanyak lima kali," ujarnya lirih.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved