Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Besok Krimsus Polda Bangka Belitung Turun Awasi Distribusi Gas Subsidi Elpiji 3 Kg di Pangkalan

Mulai Sabtu (6/3/2021) besok, Direktorat Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung Kombes (Pol), akan mengawasi proses pendistribusian gas elpiji 3 kg.

Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Babel, Kombes Pol Haryo Sugihartono 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Mulai Sabtu (6/3/2021) besok, Direktorat Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung Kombes (Pol), akan mengawasi proses pendistribusian gas elpiji 3 kilogram.

Langkah tersebut sebagai tindak lanjut penerapan sistem fuel card untuk pembelian gas LPG agar pendistribusiannya dapat dikendalikan dan tepat sasaran oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman belum lama ini.

" Jadi mulai besok,  kami akan turun melakukan pengawasan pendistribusian gas elpiji ukuran e kilogram ke pangkalan pangkalan.  Sudah sesuai belum sistem distribusi yang mereka lakukan," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Babel, Kombes Pol Haryo Sugihartono, Jumat (5/3/2021) kepada Bangkapos.com.

Menurut Haryo, khusus gas elpiji 3 kilogram sudah terdata di masing masing kelurahan dan desa.

Data tersebut,  nantinya menjadi pegangan bagi pangkalan gas elpiji untuk membackup kebutuhan di masing masing kelurahan dan desa di Bangka Belitung.

"Dengan adanya pembagian lokasi tersebut oleh pangkalan tentunya sudah merujuk dari pada apa yang rekomendasi agen. Sebab distribusi terhadap sebuah gas terutama yang bersubsidi itu yang tiga kilo itu rangkaiannya adalah dari keagenan," jelas Haryo.

Lanjut Haryo,  nantinya data di masing-masing pangkalan merujuk pada jumlah yang sudah direkomendasikan oleh desa maupun kelurahan.

"Apabila memang apa masyarakat tersebut tidak melakukan pengambilan otomatis akan kelihatankan kelihatan. atau memang ada masyarakat yang mengambil lebih dari satu akan kelihatan juga dan berarti terjadi kekurangan pendiatribusian," bebernya.

"Sehingga perlu dilakukan semacam pendataan apa, dicek kembali di pangkalan. Apakah yang melakukan pengambilan terhadap tabung gas tiga puluh itu sudah menyertai identitas KTP yang dibawa. Karena itulah tugasnya pelayanan masing-masing pangkalan," ungkap Haryo.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved