Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Cegah Covid-19, Hari Ini Jurnalis di Bangka Belitung Ikuti Vaksinasi Sesi Pertama

Sebanyak 63 Jurnalis dari berbagai media di Bangka Belitung (Babel) terdata pada sesi pertama sebagai penerima Vaksin Covid-19 di Klinik Kesehatan Pro

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Saat para jurnalis menerima vaksinasi di Klinik Kesehatan Provinsi Bangka Belitung.(Bangkapos.com). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sebanyak 63 Jurnalis dari berbagai media di Bangka Belitung (Babel) terdata pada sesi pertama sebagai penerima Vaksin Covid-19 di Klinik Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Jumat (5/3/2021).

Dari pantauan Bangkapos.com, para jurnalis ini sudah tiba sekira Pukul 08.00 WIB, menunggu antrian di tenda berwarna putih dan biru yang letaknya di depan klinik kesehatan.

Penerima vaksin dipanggil menuju meja satu dengan membawa KTP, untuk melakukan verifikasi data diri.

Kemudian menuju meja dua, penerima vaksin akan dilakukan skrining oleh petugas kesehatan.

Usai dilakukan pemeriksaan, penerima vaksin menuju meja tiga untuk disuntik vaksin.

Selanjutnya, menuju meja empat untuk dilakukan observasi selama 30 menit untuk meninjau ada atau tidak terjadi kejadian pasca imunisasi (KIPI).

Dina (31), Jurnalis Bangkapos.com sudah melakukan persiapan, yaitu tidur lebih awal semalam sebelum vaksinasi dan tak lupa sarapan berupa nasi putih dan ayam goreng.

"Setelah vaksin, tidak merasakan apa-apa. Baik-baik saja. Jadi mari kita sukseskan program pemerintah ini, jangan takut dan ragu untuk divaksinasi," ujar Dina.

Sementara kondisi baik-baik saja usai divaksin juga dirasakan Nurul, Jurnalis, media lainnya.

"Tidak terasa apa-apa. Sebelum pergi tadi sarapan tentunya, jangan takut dan ragu, semoga ini bermanfaat," kata Nurul.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Hermain SKM. MKM mengatakan kuota vaksinasi jurnalis untuk tahap ini sebanyak 100 orang untuk dua sesi.

"Nanti semua jurnalis akan disuntii vaksin, secara bertahap. Jangan takut untuk kebagian giliran, kita masih menunggu kedatangan vaksin tanggal 8 Maret 2021 ini direncanakan datang lagi," lanjut Hermain.

Menurutnya, jurnalis merupakan pekerja publik yang penting untuk diprioritaskan menerima vaksinasi pada tahap dua ini.

"Jurnalis itu pekerja publik yang selalu berinterkasi dengan orang, jadi penting dilakukan vaksinasi agar awak media merasa lebih aman. Jadi jangan ragu dan takut, vaksin sudah teruji, aman dan halal," kata Hermain.(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved