Breaking News:

Jokowi 'Marah', Ini Cara Licik Asing Bajak Produk Hijab Indonesia Lalu Dijual Cuma Seharga Rp1.900

Setelah perusahaan online asing berhasil merekam terkait bentuk, warna, dan harga hijab yang dijual pedagang Indonesia| dibajak lalu dijual murah

YouTube/Galeri Arian
Jokowi 'Marah', Ini Cara Licik Asing Bajak Produk Hijab Indonesia Lalu Dijual Cuma Seharga Rp1.900 - Ilustrasi Hijab 

BANGKAPOS.COM - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan bagaimana cara licik asing membajak produk Indonesia.

Satu di antara yang ia jadikan contoh adalah produk hijab.

Tanpa menyebutkan negara asing yang dimaksud, Luthfi jelas-jelas tak membenarkan praktik terlarang dalam perdagangan tersebut.

Ini ia sampaikan pada acara Rakernas Hipmi 2021, yang disiarkan secara virtual, Jumat (5/3/2021) saat menjelaskan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan benci terhadap produk asing

Awalnya, Lutfi memaparkan sebuah artikel Word Economic Forum terkait tumbuhnya industri fesyen Islam di Indonesia.

Dalam artikel itu, diberikan contoh seorang pedagang hijab di Pasar Tanah Abang, yang memiliki konveksi dengan jumlah pekerja mencapai 3 ribu orang.

"Dia mesti bayar ongkos gaji per tahun sekitar Rp 10 miliar. Ini bukan angka yang kecil," ucap Lutfi 

"Apa yang terjadi? Hijab yang dijual itu terekam oleh artificial intelligence salah satu perusahaan online asing yang datangnya dari luar negeri," sambung Lutfi.

Setelah perusahaan online asing berhasil merekam terkait bentuk, warna, dan harga hijab yang dijual pedagang Indonesia, maka pihak asing itu menawarkan produk yang sama dengan harga jauh lebih murah.

"Dibuat (hijab) di negara itu, saya tidak perlu sebut negaranya. Kemudian, datang ke Indonesia, dilakukan dengan spesial diskon, yang saya katakan dalam istilah perdagangan namanya predatory pricing," kata Lutfi.

Halaman
12
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved