Breaking News:

Warga Air Kepala Tujuh Antusias Sambut Kedatangan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman

Menurutnya, kesempatan langka ini sangat mereka nantikan sejak lama. Masyarakat mengaku sangat bangga bisa bertemu orang nomor satu di Babel

Diskominfo Babel
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat berkunjung ke Pondok Pesantren Miftahul Khoirot Hidayatullah, Kecamatan Gerunggang, Jumat (5/3/21). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kehadiran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman melaksanakan Safari Jumat di Masjid Hidayatullah, Kecamatan Gerunggang, Jumat (5/3/2021) disambut gembira oleh Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Khoirot Hidayatullah, Ali Wafa mewakili warga Air Kepala Tujuh. 

Diakuinya, kedatangan gubernur sangat mereka nantikan sejak lama.

Masyarakat mengaku sangat bangga bisa bertemu orang nomor satu di Babel ini karena sangat jarang ada kepala daerah yang mau datang turun langsung untuk bercengkrama bersama sambil memberikan bantuan pada masyarakat.

"Bapak gubernur rutin kepada kami memberikan bantuan sejak tahun 2016. Kami ucapkan terima kasih, semoga Provinsi Bangka Belitung semakin berkah dan dimudahkan segala agenda pemerintahannya," ungkapnya.

Antusiasme kedatangan orang nomor satu di Babel untuk menjadi khatib Salat Jumat itu tampak terlihat ketika turun dari mobil, tak henti-hentinya masyarakat menyapa bahkan momen itupun dimanfaatkan jamaah untuk berfoto dengan sosok Gubernur Erzaldi Rosman. 

Sebelum melaksanakan Salat Jumat, Gubernur Erzaldi juga menyempatkan diri mengunjungi Pondok Pesantren Al Khairot dan rumah warga untuk bercengkerama dengan warga setempat, serta menikmati makan siang bersama warga. 

Dalam khutbah Jumatnya, Bang ER sapaan akrabnya menyampaikan empat golongan manusia yang dirindukan surga. 

"Pertama, yakni orang yang senantiasa membaca Alquran, bahkan begitu besarnya pahala orang yang membaca Alquran sehingga setiap huruf yang dibaca akan, dibalas dengan dengan sepuluh kebaikan," ujarnya. 

Kedua, orang yang menjaga lidah dan tulisan. Lidah memang merupakan bagian tubuh yang tidak bertulang. Tetapi lebih tajam dari sebilah pedang. 

"Bila kita mampu menjaga lidah, begitu banyak nikmat yang kita peroleh, manfaatkan dengan hal yang positif, seperti berdakwah, menyambung silaturahmi, bertilawah serta berdoa," ujarnya. 

Halaman
12
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved