Breaking News:

Moeldoko Bangun Politik Pribadi, Posisi Jokowi Bisa Berbahaya, Relawan Minta KSP Segera Dicopot

Sejumlah pihak khawatir dengan posisi Presiden Joko Widodo dengan Moeldoko merebut Partai Demokrat dengan cara yang disebut tak etis melalui KLB

YouTube Kompastv
Pidato Perdana Moeldoko Usai Terpilih Jadi Ketum Demokrat Versi KLB Deli Serdang, Jumat (5/3/2021). 

BANGKAPOS.COM, -- Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko kini mulai membangun politik pribadinya.

Disinyalir Moeldoko sedang membangun agendanya untuk kepentingan 2024.

Menggulingkan Agus Harimurti Yudhoyono melalui KLB, Moeldoko pun diangkat jadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB).

Aksi anak buah Presiden Joko Widodo ini berbuntut panjang.

Sejumlah pihak yang ikut menanggapi persoalan ini mengaku khawatir kepada Presiden Jokowi.

Hal itu lantaran keterlibatan Moeldoko dalam kekisruhan di Partai Demokrat bisa menyeret nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: 

--> Ingat Jasa SBY, Gatot Nurmantyo Tolak Diajak Kudeta Partai Demokrat, Tak Mau Berkhianat Jatuhkan AHY

Alhasil, sejumlah pihak sampai menuntut agar Presiden mencopot jabatan Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Satu di antaranya seperti Dewan Pimpinan Nasional Komunitas Banteng Asli Nusantara (DPN KOMBATAN).

Mereka meminta Presiden Jokowi mencopot Moeldoko dari posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Ketua Umum KOMBATAN, Budi Mulyawan menyebut Pemerintahan Presiden Jokowi berpotensi terseret persoalan Partai Demokrat secara menyeluruh.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved