Breaking News:

Berita Kriminal

Robet Tikam Wanto Pakai Pisau di Kafe Pasirpadi, Lalu Ini yang Terjadi

Irvantoni alias Robet (45), Warga Semabung Pangkalpinang, diamankan Tim Naga Polres Pangkalpinang. Ia ditangkap polisi lantaran menikam Wanto alias

istimewa
Irvantoni alias Robet dan barang bukti diamankan Tim Naga Polres Pangkalpinang, Sabtu (6/3/2021). (ist/Satreskrim Polres Pangkalpinang) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Irvantoni alias Robet (45), Warga Semabung Pangkalpinang, diamankan Tim Naga Polres Pangkalpinang. Ia ditangkap polisi lantaran menikam Wanto alias Kacung di Kafe Fera Pasirpadi, Tambran, Bukitintan Pangkalpinang, Sabtu (6/3/2021) sekitar Pukul 23.00 WIB.

Sebelum tindakan penikaman itu terjadi, keduanya sempat cek-cok mulut dan bersitegang, hingga tiba-tiba pelaku langsung menikam korban menggunakan sebilah pisau.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek di bagian perut sebelah kiri dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat, guna pertolongan lebih lanjut.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Minggu (7/3/2021) mengatakan, Tim Naga Polres Pangkalpinang mendapat laporan kejadian dan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Naga mendapat nomor telepon milik Robet, yang diduga pelaku tindak pidana penganiayaan tersebut.

"Iya, saat ini sudah diamankan. Sebelumnya Tim menghubungi robet kemudian, anggota langsung menanyakan atas prihal kejadian penganiayaan yang dilakukan olehnya," kata AKP Adi Putra, Minggu (7/3/2021).

Katanya, diduga pelaku melakukan penikaman tersebut melalui cara menusuk perut Wanto alias kacung  menggunakan sebilah senjata tajam jenis pisau, sehingga korban mengalami luka robek di bagian perut.

"Setelah Tim menghubungi Robet, tim menganjurkan diduga pelaku untuk menyerahkan diri baik-baik, lalu pelaku pun dijemput oleh Tim Naga untuk mempertanggung -jawab atas perbuatannya tersebut," ucapnya.

Setelah dijemput oleh Tim Naga, Irvantoni alias Robet menyebut adapun permasalahan yang membuat melakukan penganiayaan terhadap korban dikarenakan sakit hati atau ada dendam lama.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, pelaku mengakui sakit hati terhadap korban, dia juga mengaku ada dendam lama," ujarnya.

Polisi berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti berupa, satu bilah pisau bergagang gading warna putih dengan panjang kurang lebih 20 cm. (Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved