Breaking News:

Gangguan Kesehatan Mata Anak Usia Sekolah di Tengah Pandem Meningkati, Ini 5 Tips Mengatasinya

Dokter Eka Fajarina Puspasari mengungkapkan peningkatan gangguan mata lebih banyak dialami olehpasien berstatus pelajar.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Anak-anak bermain Gadget 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Sepanjang pandemi Covid-19  terjadi peningkatan jumlah pasien yang terganggu kesehatan mata.

Dokter Spesialis Mata di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Eka Fajarina Puspasari mengungkapkan peningkatan gangguan mata lebih banyak dialami oleh pasien berstatus pelajar.

"Saat ini jumlah pasien usia sekolah yang mengalami gangguan kesehatan mata memang meningkat cukup signifikan," ujar dr Eka, Senin (8/3/2021).

Apalagi saat ini para pelajar harus belajar secara daring, bahkan di tengah pandemi Covid-19 ini rutinitas kerap kali menggunakan gadget.

"Main gadget berlebihan memang tidak baik, bagi kesehatan mata maupun kesehatan badan secara keseluruhan," kata dr Eka.

Sebelumnya, ia menjelaskan saat bermain gadget, orang akan cenderung kurang bergerak dan berada dalam posisi yang sama dalam waktu lama, hal ini dapat memicu terjadinya obesitas.

Menatap layar gadget dalam waktu lama juga dapat menstimulasi otak sehingga sulit tidur dan kualitas tidurnya pun berkurang.

"Ada batasan penggunaan gadget dalam sehari, untuk anak-anak maksimal sehari memakai gadget 2-3 jam. Sekali pemakaian tidak boleh lebih dari 30 menit," kata dr Eka mengingatkan.

Ia menambahkan beberapa penelitian pada remaja menunjukkan bahwa pemakaian gadget lebih dari 4 jam sehari dapat menyebabkan perubahan perilaku dan kerusakan otak yang permanen.

Saat mata melihat jarak dekat seperti melihat gadget, mata akan berakomodasi sehingga melihat jarak dekat dalam waktu lama akan menyebabkan mata lelah.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved