Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Vaksin Covid-19 untuk Guru di Bangka Belitung Masih Tunggu Persediaan,Janji Kemenkes Tanggal 8 Maret

Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung masih menunggu tambahan jumlah vaksin Covid-19 untuk digunakan ke para pengajar

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Ist/ Christa Axella Phanata/ Mahasiswa UMN
Ilustrasi Vaksin Covid-19 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung masih menunggu tambahan jumlah vaksin Covid-19 untuk digunakan ke para pengajar atau guru untuk semua tingkatan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Belitung,  Hermain, mengatakan vaksinasi untuk guru saat ini masih menggunakan tambahan dan arahan dari Gubernur Bangka Belitung.

"Vaksinasi guru ini kita sedang merencanakan untuk masal, dengan arahan pak gubernur agar bisa dilakukan untuk guru SD, SMP dan SMA akan kita lihat ketersedian vaksin yang datang. Karena rencana vaksin itu berasal dari Kemenkes mulai tanggal delapan ini pengiriman, tetapi sampai saat ini, surat resminya belum ada," jelas Hermain kepada Bangkapos.com, Senin (8/3/2021).

Ia mengatakan,  janji dari kemenkes akan melakukan pengiriman kembali untuk vaksinasi yang dilakukan untuk sejumlah pelayan publik nantinya.

"Janji dari kementrian tanggal delapan ini, tetapi kenapa belum, ada hal apa kita tidak tahu kemudian, mereka menargetkan per dua minggu nanti, sudah ada pengiriman vaksin secara reguler," ungkap Hermain.

Dia menjelaskan, saat ini jumlah vaksin untuk pelayan publik sebanyak 6.811 vaksin dan lansia 7.083 vaksin telah didistribusikan untuk pelaksanaanya.

"Kita prioritas pada tahap kedua ini lansia baru pelayan publik, karena lansia kelompok yang rentan dengan tingkat kematianya tinggi. Baru ke guru guru tetapi vaksin kita ini terbatas jadi kita bagi-bagi, ini juga belum semua pelayan publik divaksin, sehingga mohon bersabar, karena pemerintah daerah belum menerima alokasi vaksin tambahan," katanya.

Baru 24 Guru yang Divaksinasi Covid-19

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh, mengatakan sebanyak 5. 224 guru dari jenjang SMA/SMK dan SLB baik PNS/non PNS termasuk pengawas sebanyak 24 orang yang harus dilakukan vaksinasi.

"Guru rencana baru besok kepastian rencana untuk dilakukan vaksinasi, Semuanya akan dilakukan vaksinasi, termasuk pengawas, karena bila ingin melakukan tatap muka mereka harus di vaksin supaya sehat dan aman," jelas Soleh.

Dia mengharapkan semua guru nantinya bisa dilakukan vaksinasi, kecuali adanya guru yang memiliki penyakit penyerta akan menjadi pertimbangan.

"Tetapi nanti dilakukan screening, untuk melihat apakah ada komorbid, kita menunggu saja dari dinkes kapan pelaksananya dilakukan ke para guru dan pengawas," ungkap Soleh.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved