Breaking News:

Berita Bangka Barat

Vaksinasi Tahap Pertama, Dandim 0431 Bangka Barat Ingatkan Masyarakat Tak Perlu Takut Divaksin

Sebanyak 55 anggota dari Kodim 0431 Bangka Barat mengikuti vaksinasi tahap pertama yang dilakukan, di Gedung Sriwijaya Komplek PT Timah

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Sebanyak 55 anggota dari Kodim 0431 Bangka Barat mengikuti vaksinasi tahap pertama yang dilakukan, di Gedung Sriwijaya Komplek Pt. Timah, Senin (08/03/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sebanyak 55 anggota dari Kodim 0431 Bangka Barat mengikuti vaksinasi tahap pertama yang dilakukan, di Gedung Sriwijaya Komplek PT Timah, Senin (8/3/2021).

Dandim 0431 Bangka Barat, Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa mengungkapkan, vaksinasi tahap pertama juga dimaksudkan untuk memperlancar program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

"Hari ini Kegiatan pelaksanaan penyuntikan vaksin, untuk anggota yang tahap pertama. Diharapkan dengan adanya kegiatan vaksin ini terutama anggota kodim sedang melakasanakan kegiatan TMMD yang Ke-110, otomatis akan berkomunikasi dengan masyarakat di luar dan memiliki penangkal virus covid-19," jelas Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa.

Diketahui total terdapat 108 anggota Kodim 0431 Bangka Barat, yang akan mengikuti vaksinasi tahap pertama. Namun untuk penyuntikan vaksinasi tahap pertama, dilakukan selama dua hari.

"Jumlah hari ini divaksin kurang lebih sekitar 50 orang setengah dari kekuatan personil kita yang ada di Kodim, sehingga kodim tetap bisa melaksanakan kegiatan aktifitasnya tanpa terhambat pelaksanaan vaksin hari ini," jelasnya.

Sebanyak 55 anggota dari Kodim 0413 Bangka Barat mengikuti vaksinasi tahap pertama yang dilakukan, di Gedung Sriwijaya Komplek Pt. Timah, Senin (8/3/2021).
Sebanyak 55 anggota dari Kodim 0431 Bangka Barat mengikuti vaksinasi tahap pertama yang dilakukan, di Gedung Sriwijaya Komplek Pt. Timah, Senin (8/3/2021). (Bangkapos.com/Riz)

Untuk hari ini terdapat 55 anggota, sedangkan pada Selasa (09/03/2021) besok  terdapat 53 anggota yang akan divaksin tahap pertama.

"Vaksin ini kebutuhan kita jadi dalam kondisi situasi covid-19 ini memang sesuatu kebutuhan kita, untuk menerima vaksin sehingga kita bisa terhindar dari covid-19," tuturnya.

"Ini tergantung dari observasi dari tim medis, kalau tim medis menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak boleh divaksin kalau sudah mempunyai antibody secara langsung dari tubuhnya dia berarti tidak. Kalau memang dari tim medis, menyampaikan harus divaksin ya di vaksin," tambahnya.

Sementara itu Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa mengimbau kepada masyarakat, untuk tak perlu takut untuk mengikuti vaksinasi covid-19.

"Masyarakat jangan takut untuk divaksin, terutama saya sudah merasakan dari awal dua kali vaksin. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada permasalahan apapun baik kesehatan, malah kita lebih yakin aman dalam kegiatan," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved