Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Harga Pertalite Diskon Jadi Rp6.450 Mulai 14 Maret 2021, Begini Respon Warga Pangkalpinang

Program Pertamina Langit Biru (PLB) di Pangkalpinang akan berlangsung selama enam bulan menerapkan diskon harga yang akan dievaluasi per dua bulan

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi SPBU Pertamina. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Program Pertamina Langit Biru (PLB) di Pangkalpinang akan berlangsung selama enam bulan menerapkan diskon harga yang akan dievaluasi per dua bulan.

Program ini dalam rangka meningkatkan kualitas udara lebih bersih dan mengurangi emisi gas buang melalui edukasi.

Pada tahap I PLB ini, Pertalite dibanderol pada harga khusus yakni Rp6.450,- perliter, harga pertalite normal terhitung mulai Tanggal 14 Maret 2021.

Mei, warga Girimaya Pangkalpinang menyambut baik diskon yang berlaku tersebut.

"Sangat senang kalau ada diskon pertalite, lumayan walau cuma berapa rupiah, apalagi di zaman sekarang Rp1000 berarti," ujar Mei, Senin (9/3/2021).

Menurutnya dibandingkan BBM jenis lain, pertalite lebih menjadi pilihan, bahkan ia berharap kalau bisa jenis pertamax juga diberikan diskon harga.

Diberitakan juga sebelumnya, pemerintah berencana akan menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, sejalan pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017 mengenai batasan Research Octane Number (RON).

Rencananya, BBM premium akan dihapus dari wilayah Pulau Jawa, Madura, Bali termasuk di Bangka Belitung.

"Lihat keadaan masyarakat. Lebih baik survei terlebih dahulu. Jangan langsung main hapus karena masih banyak masyarakat ekonomi rendah masih memerlukan premium apalagi para ojek online," kata Mei.

Sementara itu, tanggapan positif terkait diskon pertalite juga dilontarkan oleh Derra, yang juga Warga Pangkalpinang.

"Setuju kalau pertalite turun jadi Rp6.450, dan tentang wacana premium dihapuskan. Karena selagi harganya relatif terjangkau (setara dengan harga premium saat ini -red) dapat mengurangi emisi pembakaran dari kendaraan, jadi akan lebih bagus.

Tapi sarannya bukan cuma diskon hanya dalam beberapa waktu, kalau bisa memang ditetapkan hargannya segitu, soalnya itupun lebih mahal dibandingkan negara tetangga," kata Derra. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved