Breaking News:

Minum Air Es Saat Makan Ternyata Berbahaya Bagi Tubuh, Ini Waktu yang Tepat

Penggagas kampanye Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahaya minum es akan berefek ke ginjal. Begini penjelasannya

Editor: Evan Saputra
Sajiansedap.grid.id
Minum air es saat kepedasan ternyata bisa datangkan bahaya pada tubuh, . 

Minum Air Es Saat Makan Ternyata Berbahaya Bagi Tubuh, Ini Waktu yang Tepat

BANGKAPOS.COM - Meminum air es sangat enak, terlebih ketika suhu sedang panas. Namun tahukah anda jika terlalu sering minum air es ada efek negatif.

Penggagas kampanye Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahaya minum es akan berefek ke ginjal. Begini penjelasannya :.

Orang-orang yang rutin banget minum air es itu lama-lama ginjalnya bisa tergerus, bermasalah, apalagi es, apalagi yang paling parah itu adalah minum waktu makan, itu buruknya luar biasa, saran saya waktu lagi makan jangan minum

kapan minumnya? sebelum dan sesudah makan, kasih jarak, biasanya saya ngasih jarak itu 15 menit atau 30 menit sebelum makan, sebelum makan itu anda banyakin minum aja dulu supaya gak banyak makannya, karena airkan gak ada kalori

Jadi tidak terlalu disarankan karena berat di perut kita, di percernaan kita berat, di tubuh kita secara umum berat, makanya minum air lebih baik air hangat atau air suhu normal

Apakah Jengkol dan Petai Sehat? Begini Penjelasan dr Zaidul Akbar

Selain jengkol, petai juga mungkin termasuk dalam daftar makanan favorit di masyarakat. Banyak yang bertanya-tanya mengenai kandungan kedua penganan ini, apakah sehat atau tidak untuk dikonsumsi.

Jengkol atau yang memiliki nama latin Archidendron Pauciflorum ini merupakan salah satu jenis tumbuhan yang terdapat di wilayah Asia Tenggara.

Jengkol masih dikategorikan ke dalam golongan polong-polongan yang berbentuk gepeng membentuk spiral, warna buahnya cokelat mengkilap dengan lapisan kulit ari tipis.

Seorang pedagang menimbang jengkol di Pasar Induk Caringin, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (19/5). Dalam dua pekan terakhir harga jengkol terus merangkak naik setiap harinya hingga kenaikannya mencapai 100 persen. Seperti di pasar induk ini dari Rp 20.000 menjadi Rp 40.000 per kg, sedangkan di pasar-pasar tradisional di Kota Bandung mencapai harga Rp 50.000 per kg. Kenaikan akibat dipengaruhi keterbatasan persediaan. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang pedagang menimbang jengkol di Pasar Induk Caringin, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (19/5). (Tribun Jabar)

Jengkol dan petai memiliki bau yang tidak enak dan dapat menimbulkan bau tak sedap pada urin setelah mengonsumsinya.

Meski demikian, sangat banyak penggemar jengkol dan petai yang mencoba mengolahnya dengan suatu masakan sehingga menjadi makanan yang lezat.

Penggagas kampanye Jurus Sehat Rasulullah, dr Zaidul Akbar menjelaskan mengenai kandungan petai. Ia menyebutkan petai memiliki antioksidan tapi tidak mengkonsumsi dengan banyak.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved