Breaking News:

Pasukan Khusus Nigeria 'Lenyapkan' 33 Anggota Boko Haram di Borno

Boko Haram mulai melancarkan pemberontakan berdarah pada 2009 di wilayah timur laut Nigeria. Setelah itu, Boko Haram juga menyebarkan teror ...

AFP PHOTO
Abubakar Shekau, Pemimpin kelompok teroris Boko Haram__ Pasukan Khusus Nigeria 'Lenyapkan' 33 Anggota Boko Haram di Borno 

BANGKAPOS.COM, ABUJA -- Puluhan anggota kelompok militan Boko Haram tewas setelah baku tembak dengan pasukan khusus Nigeria di negara bagian Borno.

Setidaknya terdapat 33 anggota Boko Haram yang tewas.

Sebagaimana laporan media lokal yang melaporkan, ke-33 anggota Boko Haram tersebut tewas saat baku tembak di dengan pasukan khusus Nigeria di Chikingudu, Borno.

Beberapa anggota Boko Haram lainnya melarikan diri dari tempat kejadian sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Selasa (9/3/2021).

Setelah pertempuran usai, pasukan khsusus Nigeria menyita amunisi dalam jumlah yang banyak.

Dalam pertempuran tersebut, dua personel pasukan khusus Nigeria juga dilaporkan tewas sedangkan tujuh lainnya luka-luka.

Boko Haram mulai melancarkan pemberontakan berdarah pada 2009 di wilayah timur laut Nigeria.

Setelah itu, Boko Haram juga menyebarkan teror dan kekejaman di sejumlah negara tetangga seperti Niger, Chad, dan Kamerun.

Aksi brutal Boko Haram tersebut ditanggapi oleh kekuatan militer dari masing-masing negara yang terganggu.

Akibat kekerasan yang dilancarkan Boko Haram selama sekitar 10 tahun, lebih dari 30.000 orang telah tewas dan hampir 3 juta orang terpaksa mengungsi.

Laporan tersebut disampaikan oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan.

Kekerasan yang dilakukan oleh Boko Haram telah memengaruhi kehidupan sekitar 26 juta orang di wilayah Danau Chad menurut Badan Pengungsi PBB.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bentrok dengan Pasukan Khusus Nigeria, 33 Anggota Boko Haram Tewas", dan juga telah tayang di serambinews.com dengan judul 33 Anggota Boko Haram Tewas Ditembak Pasukan Khusus Nigeria

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved