Breaking News:

Pengakuan Bandar Narkoba, Tiap Bulan Setor ke Oknum Polisi Kini Meringkuk di Tahanan Polres Surabaya

Terungkapnya setoran bandar pada polisi ini bermula dari pengungkapan jaringan pengedar narkoba dari Jambi

Editor: Hendra
SURYA.CO.ID/Sugiharto
Anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 8,5 Kg, senjata api, mobil dan uang ratusan juta rupiah di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (9/3/2021). 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA -- Imbas pengakuan bandar narkoba, sejumlah oknum polisi yang bertugas di Jawa Timur, diperiksa oleh Paminal Mabes Polri dan Provost Polda Jatim.

Seorang bandar narkoba mengaku tiap bulan membayar setoran atau jatah preman kepada oknum polisi.

Sementara itu bandar narkoba tersebut kini ditangkap dan meringkuk di tahanan Polrestabes Surabaya.

Bandar narkoba itu diketahui bernama M Ali Usman (30) warga Jalan Sidotop Jaya, yang juga tinggal di Pragoto Surabaya.

Terungkapnya setoran bandar pada polisi ini bermula dari pengungkapan jaringan pengedar narkoba dari Jambi beberapa waktu lalu.

Baca juga:

--> Jokowi Pecat Langsung Pejabat Pertamina Gara-gara Pipa, Luhut: Kerjaannya Ngawur Minta Ampun

Setelah mengamankan tersangka jaringan Jambi, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengembangkan kasus dan menemukan tersangka lain yakni Achmad Taufik (32) warga Nganjuk.

Tersangka Taufik digerebek Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya Nganjuk.

Ia sempat bersembunyi di dalam lemari kamarnya untuk menghindari kejaran polisi.

Kemudian, berhasil ditangkap dan diinterogasi kemudian menyebut nama Ali Usman sebagai kurirnya di Surabaya.

Polisi kemudian menggerebek Usman di salah satu apartemen di wilayah Surabaya Timur.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved