Breaking News:

Update Vaksinasi di Bangka Belitung

Sudah 10.145 Pekerja Publik di Babel Divaksinasi, Paling Banyak di Kota Pangkalpinang

Sudah 10.145 orang atau 11,33 persen pekerja publik di Bangka Belitung telah disuntik vaksin dosis pertama hingga Rabu (10/3/2021).

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sudah 10.145 orang atau 11,33 persen pekerja publik di Bangka Belitung telah disuntik vaksin dosis pertama hingga Rabu (10/3/2021).

Kota Pangkalpinang menjadi daerah cakupan vaksinasi terbanyak dengan data jumlah pekerja publik sebanyak 3.421 orang atau 26,01 persen.

Urutan nomor dua berada di kabupaten Bangka Tengah 2.666 orang atau 23,38 persen.

Sementara itu, untuk data tenaga medis, sebanyak 11.542 orang atau 87,48 persen dan untuk kategori lansia sudah 2.593 orang atau 3,27 persen yang disuntik vaksin.

Juru Bicara Vaksinisasi di Bangka Belitung sekaligus Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo mengatakan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua yang disasarkan kepada pekerja publik ini berjalan lancar dan tak ada kendala.

"Jumlah sasaran setiap daerah berbeda-beda dan jumlah kesedian vaksinya. Jadi itu menandakan antusias masyarakat bagus di Bangka Tengah, mereka melaksanakan secara massal," ujar dr Bangun, Kamis (11/3/2021).

"Kota Pangkalpinang banyak, itu mereka terbantu karena pelayanan yang ada di Polda, Korem dan dibantu kegiatan di provinsi, jadi cakupannya banyak, selain cakupan dari Pangkalpinang sendiri."

Untuk kabupaten lain, pemerintah daerah terus berupaya menyukseskan program pemerintah ini untuk melawan virus corona.

"Ketersedian stok vaksin terbatas. Jadi kita mendorong kegiatan vaksin di kabupaten setelah kedatangan vaksin termin kedua. Ini sudah, kita koordinasikan dengan gubernur untuk pelaksanaanya," kata dr Bangun.

Saat ini diakuinya, sisa dosis vaksin yang berada di pemerintah provinsi ada sekitar 3000 dosis, belum dengan sisa vaksin di kabupaten lain.

"Sekarang belum ada datang (vaksin-red), masih menunggu, penetapannya besok, kemungkinan minggu depan lah, nanti kita lihat," kata dr Bangun.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved