Breaking News:

Berita Pangkalpinang

TPP ASN Pemprov Bangka Belitung Belum Juga Cair, Ternyata Ini Penyebabnya

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung hingga hari ini, Kamis (11/3/2021) belum juga menerima TPP.

KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Ilustrasi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung hingga hari ini, Kamis (11/3/2021) belum juga menerima Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung hingga hari ini, Kamis (11/3/2021) belum juga menerima Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

Terhitung sejak Januari lalu, sudah dua bulan TPP ASN belum juga dicairkan.

Ternyata ada beberapa kendala teknis di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membuat terjadi keterlambatan pencairan TPP. 

Seperti adanya perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) tiap dinasnya.

Seperti yang terjadi di Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Sekretaris Dinas Pendidikan, Ervawi, mengatakan, terjadi kendala teknis pada perubahan struktur yang menyebabkan belum cairnya TPP.

"Kalau kita di dinas pendidikan dari sekolah-sekolah yang menjadi UPT ada bendahara sekolah, kenapa dia lambat karena tenaga bendahara di tata usaha yang terbatas. Itu juga memakai tenaga guru, kalau guru kan sebenarnya fokusnya mengajar, hanya sampingan mengelola administrasi keuangan. Karena rata-rata sekolah kekurangan tenaga di tata usaha," jelas Ervawi kepada Bangkapos.com, Kamis (11/3/2021).

Ervawi menambahkan, tenaga di tata usaha selalu berganti-ganti setiap tahun, sehingga dinas pendidikan harus berulang mengajarkanya apabila terjadi perubahan atau pergantian jabatan bendahara.

"Mau tidak mau jadi setiap tahun bendahara bergilir dari dinas pendidikan mengajari dari nol lagi, begitu masalahnya. Itu yang pertama kedua ada perubahan struktur organisasi karena cabang dinas pendidikan (cabdin) ada empat sekarang jadi lima. Perubahan terjadi pada Jumat kemarin ada pelantikan, otomatis cabdin berubah, nomen klaturnya," ungkap Ervawi.

Dia mencontohkan seperti Cabdin satu sebelumnya ada di Kabupaten Bangka dengan Pangkalpinang, sekarang cabdinnya Kota Pangkalpinang dengan Bangka Tengah. 

Kabupaten Bangka jadi cabdin dua dan Kabupaten Bangka Selatan Cabdin berdiri sendiri, dengan Cabdin nomor tiga, Kabupaten Bangka Barat menjadi Cabdin empat dan Belitung/Belitung Timur menjadi Cabdin lima.

Halaman
123
Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved