Breaking News:

Gadis Cacat Ini Tak Kuasa Saat Ditarik Dua Pemuda dari WC, Bergantian Merudapaksa Lalu Ditinggalkan

Gadis Cacat Ini Tak Kuasa Saat Ditarik Dua Pemuda dari WC, Bergantian Merudapaksa Lalu Ditinggalkan

Editor: Teddy Malaka
Kompas.com/Laksono Hari Wiwoho
Ilustrasi pemerkosaan. Seorang perempuan yang hendak diperkosa menggigit testis pemerkosanya hingga putus. 

BANGKAPOS.COM -- Seorang gadis cacat tak berdaya melayani nafsu bejat dua pria. Kejadian tersebut terungkap setelah polisi menggunakan bahasa isyarat saat berkomunikasi dengan dia.

Seorang gadis tuna wicara dan tuna rungu menjadi korban rudapaksa oleh dua pria.

Peristiwa itu terjadi saat korban menghadiri acara syukuran pelepasan perahu baru.

Korban dirudapaksa oleh kedua pelaku di belakang WC umum di sekitar lokasi acara.

Kapolsek Aimere Ipda Elias Ballo, SH mengatakan bahwa, korban rudapaksa dua pemuda di Inerie-Ngada menceritakan kasus rudapaksa yang dialami oleh dirinya menggunakan bahasa isyarat kepada kedua saksi.

Pasalnya, korban memiliki keterbatasan dalam berbicara dan mendengar (bisu dan tuli) sehingga menggunakan bahasa isyarat untuk melakukan komunikasi dengan orang lain.

"Saat korban menceritakan kasus rudapaksa terhadap dirinya, dia menceritakan kepada kedua saksi menggunakan bahasa isyarat," kata Kapolsek Aimere Elias kepada Pos Kupang saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (12/3/2021).

Selain itu, jelas Elias, korban menceritakan ciri-ciri dari kedua pelaku kepada keluarganya juga menggunakan bahasa isyarat.

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis yang memiliki keterbatasan berbicara dan mendengar menjadi korban rudapaksa dua pemuda.

Gadis berinisial MEW (20) tersebut dirudapaksa dua pemuda berinisial PT (22) dan YDK (20) secara bergilir.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved