Breaking News:

Berita Sungailiat

Program Dulang Yamani, Layanan Khusus RSUD Depati Bahrin Bagi Penyandang Disabilitas 

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka sangat serius dan berkomitmen tinggi dalam meningkatkan pelayanan publi

Penulis: edwardi | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka sangat serius dan berkomitmen tinggi dalam meningkatkan pelayanan publik, terutama bagi para pasien disabilitas melalui Program Dulang Yamani.(Bangkapos.com/Edwardi 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat Kabupaten Bangka sangat serius dan berkomitmen tinggi dalam meningkatkan pelayanan publik, terutama bagi para pasien yang datang berobat ke RSUD setempat.

Keseriusan itu ditunjukan antara lain melalui Program Dulang Yamani yang bertujuan memberikan pelayanan khusus bagi pasien kebutuhan  khusus atau penyandang disabilitas.

Program ini sudah diresmikan Bupati Bangka, Mulkan saat peringatan HUT RSUD Depati Bahrin beberapa waktu lalu dan tercatat hingga saat ini telah melayani lebih dari 300 pasien disabilitas. 

Sejumlah pasien disabilitas sangat terbantu berkat adanya program Dulang Yamani yang memberikan kemudahan mulai dari pendaftaran hingga pengambilan obat.

Direktur RSUD Depati Bahrin Sungailiat, dr Yogi Yamani, Sp.B, Jumat (12/3/2021) mengatakan, Program Dulang Yamani merupakan sebuah inovasi dari RSUD Depati Bahrin yang memberikan prioritas pelayanan kepada seluruh pasien dengan keterbatasan fisik atau penyandang disabilitas.

"Melalui program Dulang Yamani kami memberikan layanan karpet merah yang merupakan layanan Fast Track dan zero antree di semua layanan bagi pasien penyandang disabilitas. Karena jika di dunia penerbangan ada istilah Sky Priority, maka di RSUD Depati Bahrin ada istilah Pasien Priority," kata dr Yogi, siang tadi di kantornya.

Selain memberikan akses pelayanan yang mudah, pasien disabilitas juga didampingi oleh petugas khusus yang memberikan pelayanan mulai dari datang hingga pulang. 

Sehingga tidak ada lagi pasien disabilitas ataupun keluarga yang mendampingi merasa kesulitan ataupun kebingungan dalam prosedur.

"Seluruh pasien disabilitas yang mengalami keterbatasan gerak cukup duduk saja, semua kebutuhan dilayani tanpa harus berpindah dari tempat duduknya. Karena sesuai dengan namanya duduk langsung nyaman dilayani," katanya.

Seorang pasien disabilitas yang tidak mau namanya disebutkan mengaku telah menjalani kontrol selama dua bulan yang lalu di RSUD Depati Bahrin. click

"Saya bersyukur serta terima kasih berkat adanya program Dulang Yaman karena tidak lagi merasakan kesulitan dalam mendapatkan layanan mulai dari datang hingga pulang dari rumah sakit," katanya. (Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved