Breaking News:

Tunda Suntik Dosis Kedua Vaksin Covid-19, Apakah Pengaruhi Pembentukan Antibodi?

Penerima vaksin Covid-19 Sinovac wajib mendapatkan dua dosis penyuntikan untuk membentuk antibodi atau imunogenitas tubuh

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ist/ Christa Axella Phanata/ Mahasiswa UMN
Ilustrasi Vaksin Covid-19- Tunda Suntik Dosis Kedua Vaksin Covid-19, Apakah Pengaruhi Pembentukan Antibodi? 

BANGKAPOS.COM – Penerima vaksin Covid-19 Sinovac wajib mendapatkan dua dosis penyuntikan untuk membentuk antibodi atau imunogenitas tubuh terhadap virus corona secara optimal.

Untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, ada sejumlah kondisi yang harus dipenuhi.

Bagaimana jika mereka yang sudah melakukan penyuntikan vaksin dosis pertama sedang dalam kondisi tidak memungkinkan ketika saatnya mendapatkan penyuntikan dosis kedua?

Lamar Aurel Hermansyah Tanpa Orangtua, Atta Halilintar Ungkap Penyakit Ayah dan Ibunya

Baca juga: Banyak Minum Air Putih untuk Kesehatan Ginjal Ternyata Keliru, Dokter Beri Penjelasan Begini

Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, jika orang itu sakit atau kondisinya tidak memenuhi syarat untuk penyuntikan, maka pemberian dosis kedua vaksin harus ditunda.

“Ya kalau lagi sakit ditunda,” ujar Nadia, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/3/2021).

Namun, ia menekankan, suntikan kedua itu harus didapatkan untuk membentuk antibodi.

Oleh karena itu, ketika mengalami sakit atau kondisi tak memungkinkan mendapatkan suntikan, misalnya kondisi tekananan darah tinggi, maka harus segera berobat.

“Empat belas hari kemudian bisa datang lagi tapi tekanan darahnya sudah terkontrol,” ujar Nadia.

Apakah penundaan memengaruhi efektivitas vaksin?

Apakah penundaan penyuntikan dosis kedua vaksin akan memengaruhi proses pembentukan antibodi tubuh dan efektivitas vaksin?

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved