Breaking News:

Gubernur Bangka Belitung Tantang Peternak di Desa Buding Jadi Kampung Ternak Sapi

Kalau sudah dijadikan Kampung Ternak Sapi, kami (Pemprov. Babel) akan membangun kandang dan juga gudang pakan di sini. Tidak hanya itu, kami juga akan

Diskominfo Babel
Erzaldi saat mendatangi peternakan sapi di Desa Buding, Belitung Timur, Minggu (14/03/2021). 

BANGKAPOS.COM – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menantang peternak sapi di Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur menjadi Kampung Ternak Sapi.

Desa Buding dapat dijadikan Kampung Ternak Sapi, jika tahun depan, jumlah produksi sapi meningkat hingga 2 kali lipat atau lebih.

Tantangan Gubernur Erzaldi Rosman kepada peternak sapi di Desa Buding ini bertujuan untuk menstimulasi daerah agar semakin mandiri.

“Kalau sudah dijadikan Kampung Ternak Sapi, kami (Pemprov. Babel) akan membangun kandang dan juga gudang pakan di sini. Tidak hanya itu, kami juga akan fasilitasi peternakan sapi secara kolektif, termasuk unit pengolahan kompos terpadu,” ungkapnya.

Hal ini disampaikan pemimpin yang kerap disapa Bang ER ketika mendatangi peternakan sapi di Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Minggu (14/03/2021).

Jika dijumlah, Kelompok Jurai Sekaput di Desa Buding sudah memiliki sapi sebanyak 140 ekor. Namun, pasca banjir ditahun 2017, anggotanya mengembangkan ternak sapinya dengan membagi menjadi 4 kelompok, jumlah sapinya disesuaikan dengan jumlah anggota kelompoknya saat itu.

Peternak Sapi Menyampaikan Aspirasinya

Saat berkunjung, Gubernur Erzaldi berbincang dengan Kelompok Ternak Sapi Jurai Sekaput 1 yang beranggotakan 2 orang saja. Salah satunya, Herbandi yang akrab disapa Boi, ternak sapinya juga sudah cukup berkembang dengan total sapi saat ini, 20 ekor.

"Kami terpaksa harus terpisah menjadi 4 kelompok, karena peternakan sempat kebanjiran di tahun 2017, 26 ekor sapi mati pada waktu itu," jelas Herbandi.

Dalam pengembangbiakan peternakannya, Boi menyampaikah bahwa, mereka membutuhkan gudang pakan, mesin pencacah rumput, rumah kompos, kandang dan sarana penunjang lainnya. Sehingga ke depan, pengembangannya tidak hanya ternak sapi saja, tetapi juga dapat memanfaatkan kotoran sapi.

Halaman
12
Penulis: iklan bangkapos
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved