Breaking News:

Tribunners

Eksistensi Petani di Tengah Pandemi

Di saat banyak sektor yang terpukul karena pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan

Editor: suhendri
Bangkapos.com/Widodo
Serudin, petani cabai asal Balun Ijuk saat memetik tanaman cabai rawit di sekitar Balun Ijuk, Rabu (24/2/2021) 

Pencapaian sektor pertanian yang mampu bertahan di masa pandemi harus terus dijaga. Berbagai perubahan dan penyesuaian pola hidup masyarakat di masa pandemi menjadi sebuah momentum untuk menciptakan inovasi dan strategi agar lebih mengembangkan sektor pertanian mengingat hampir sepertiga masyarakat Bangka Belitung menggantungkan hidupnya di sektor pertanian.

Sejatinya sektor pertanian masih sangat berpotensi untuk dikembangkan karena Bangka Belitung belum mandiri secara pangan. Tingginya permintaan bahan pangan dan produksi pertanian lokal belum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Eksistensi sektor pertanian di masa pandemi tetap terjaga karena aktivitas sektor pertanian dapat tetap berjalan meski protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Kondisi tersebut dapat dijadikan peluang untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi sektor pertanian.

Upaya untuk memajukan sektor pertanian hendaknya dilakukan bersinergi antarpemangku kepentingan. Pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi penentu keberhasilan keberlangsungan sektor ini. Untuk lebih meningkatkan nilai tambah sektor pertanian, diperlukan perubahan pola pikir untuk tidak hanya fokus dalam proses produksi, tetapi sekaligus menyiapkan strategi pemasaran.

Pelaku usaha pertanian harus senantiasa meningkatkan pengetahuan untuk menyesuaikan dengan teknologi yang terus berkembang dan senantiasa melihat peluang dengan menyediakan produk-produk yang diminati pasar. Adanya perubahan gaya hidup untuk lebih menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi bahan-bahan bebas pestisida ada kecenderungan meningkatkan permintaan sayur organik. Menjadi peluang untuk meningkatkan produksi sayuran organik. Metode tanam hidroponik juga menjadi salah satu alternatif untuk memproduksi sayuran di lahan terbatas.

Dengan kondisi pandemi, keengganan masyarakat keluar rumah juga dapat dijadikan peluang untuk memasarkan hasil pertaniannya secara daring (online). Memasarkan produk melalui e-commerce atau media sosial dapat menjangkau konsumen lebih luas karena tidak terbatas dengan jarak.

Peran pemerintah daerah di sini sangat diperlukan dalam pembuatan regulasi dan penentu kebijakan. Memastikan petani memperoleh bibit unggul, ketersediaan pupuk, peralatan pertanian yang memadai, dan mengakses pembiayaan untuk modal usaha. Memfasilitasi petani untuk dapat mengakses teknologi terkini dan inovasi di sektor pertanian sehingga proses produksi dapat berjalan efektif dan efisien agar produktivitasnya meningkat. Memperkuat ekosistem yang terintegrasi mulai dari produksi hingga hilirisasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

Hasil pertanian di Bangka Belitung selain dikonsumsi langsung juga banyak digunakan pelaku usaha untuk diolah lebih lanjut. Berkembangnya industri pengolah hasil pertanian yang dapat menyerap produk-produk pertanian lokal akan mendorong peningkatan produksi pertanian. Tidak semata-mata untuk mengolah produk pertanian, tetapi ada peluang lapangan pekerjaan yang tersedia dari industri ini. Di sini diperlukan sinergi pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan industri pengolah hasil pertanian.

Peran masyarakat juga tidak kalah pentingnya. Dengan meningkatnya permintaan hasil pertanian lokal, maka akan mendorong peningkatan produksi petani untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Dan yang terakhir, seluruh stakeholder terkait perlu mengedepankan pertanian yang berkelanjutan. Selain fokus untuk meningkatkan produktivitas, pertanian juga perlu dikelola secara berkelanjutan yaitu ramah lingkungan, hasil pertanian aman dikonsumsi masyarakat, dan ketersediaan pangan bagi generasi mendatang. Untuk pertanian Bangka Belitung yang makin maju dan berkelanjutan, kita pasti bisa! (*)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved