Breaking News:

Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN SAS Babel Adakan Penarikan PPL Mahasiswa

Dua prodi yang ditempatkan di berbagai instansi tersebut yakni Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) dan Komunikasi

IAIN SAS Bangka Belitung
IAIN SAS Bangka Belitung saat melakukan penarikan peserta PPL Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) di lima belas instansi Pemerintahan, Senin (15/03/2021). 

BANGKAPOS.COM - Institut Agama Islam Negeri Syah Abdurahman Sidik Bangka Belitung melakukan penarikan peserta PPL Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) di lima belas instansi Pemerintah, Senin (15/03/2021).

Dua prodi yang ditempatkan di berbagai instansi tersebut yakni Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) dan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), kegiatan PPL ini dilakukan selama 1 bulan. 

Kegiatan penarikan peserta PPL ini dilaksanakan di beberapa tempat instansi di antaranya di KUA Petaling, MA Kemuja, Puspaga Kota Pangkal Pinang, Puspaga Babel, BKKBN Babel, Dinas Sosial Pangkal Pinang, Dinas Sosial Babel, BNN Pangkalpinang, BNN Babel, Kanwil Kementerian Agama Babel, Bangka Pos, Radio Suluh Qolbu, Pegadaian, TVRI dan In Radio. 

Ketua Pelaksana Kegiatan PPL FDKI, Safril M.Sos, mengatakan, pelaksanaan penarikan dilakukan oleh Dosen Pembimbing lapangan. Mahasiswa peserta PPL banyak yang membuat acara seremonial dilokasi masing-masing.

“Alhamdulillah sampai dengan selesai pelaksanaan instansi yang menjadi lokasi PPL FDKI semua begitu terbuka, menerima dan mendukung kegiatan PPL. Bahkan beberapa instansi berharap mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam bisa ditempatkan diinstansi mereka kembali untuk PPL Mendatang,” kata Safril. 

Safril mengatakan, ada pula instansi yang berniat menarik mahasiswa yang telah melakukan PPL di tempat mereka untuk dijadikan salah satu karyawan atau pegawai di instansi mereka kelak.

“Alhamdulillah kita mengucapkan terimakasih atas apresiasi dan sambutan yang positif dari instansi dan lembaga yang kita minta untuk menjadi lokasi PPL FDKI." 

"Dari instansi atau lembaga tempat pelaksanaan PPL rata-rata merasa waktu yang diberikan selama 1 bulan dirasa kurang cukup.”

“Namun dari hasil monitoring, instansi dan lembaga lokasi PPL berupaya untuk memaksimalkan waktu 1 bulan agar mahasiswa mendapat pelajaran, pemahaman dan pengalaman yang cukup tentang sistem kerja diinstansi tersebut.”

“Lagi-lagi panitia merasa bersyukur atas kerjasama yg diberikan begitu baik oleh lembaga dan instansi lokasi PPL fakultas dakwah dan komunikasi Islam."

“Mohon maaf atas kekurangan anak-anak kami selama PPL disini, tetapi setidaknya dengan ada kegiatan PPL ini melatih mereka sebagai bekal di dunia pekerjaan," tutup Safril.

Penulis : Yogie Pratama / Ayaknan

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved