Breaking News:

Pengecer Premium pun Beralih ke Pertalite, Biasa Dipasok Pengerit BBM

Pengecer bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium beralih ke Pertalite. Kondisi ini seiring Program Langit Biru (PLB) yang digelar Pertamina.

Bangkapos.com/Widodo
Neneng, penjual BBM di Pintu Air Atas, Pangkalpinang, saat melayani pembeli Pertalite, Selasa (16/3/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengecer bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium beralih ke Pertalite.

Kondisi ini seiring Program Langit Biru (PLB) yang digelar Pertamina di wilayah Pangkalpinang.

Marbun (33), pengecer Premium di Kecamatan Gabek, Pangkalpinang merupakan satu di antara pengecer yang beralih menjual Pertalite.

Meski begitu, saat ditemui Bangkapos.com, Selasa (16/3/2021), Marbun masih menyediakan Premium.

Marbun mengatakan, Premium tersebut didapatkan dari temannya selaku pengerit.

Biasanya setiap kali membeli kepada temannya sebanyak 2 jeriken. Namun beberapa hari terakhir hanya mendapatkan 1 jeriken.

"Beli dari teman bensin (Premium) tersebut. Kami beli Rp 8.000 per liter dijual Rp 9.000 per liter. Setiap ambil dapat 2 jeriken dan beberapa hari yang lalu dapat 1 jeriken setelahnya tidak dapat lagi," ujar Marbun saat ditemui Bangkapos.com, Selasa (16/3/2021)

Marbun, penjual Premium dan Pertalite di Jl Raya Gabek depan Kuburan Gabek Kota Pangkalpinang, Selasa (16/3/2021).
Marbun, penjual Premium dan Pertalite di Jl Raya Gabek depan Kuburan Gabek Kota Pangkalpinang, Selasa (16/3/2021). (Bangkapos.com/Widodo)

Marbun mengaku tak keberatan jika tidak bisa lagi menjual Premium.

Ditambahkan Ria (31), istri Marbun,  pengerit yang bermotor pun dikabarkan tidak diperbolehkan mengerit.

"Ada beredar informasi katanya tidak boleh lagi ngerit Pertalite pakai motor, sedangkan bensin baru-baru ini sudah ditarik," keluh Ria.

Halaman
12
Penulis: Widodo
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved