Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Sudah Divaksin Masih Bisa Terinfeksi Covid-19, Antibodi Terbentuk Maksimal 28 Hari

Setelah dilakukan vaksinasi, antibodi ini akan terbentuk secara maksimal dalam tubuh kurang lebih selama 28 hari.

bangkapos.com/Sela Agustika
Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun menjelaskan proses vaksin yang dilakukan saat ini berfungsi untuk membentuk antibodi yang dapat melawan penyebab infeksi.

Ia mengungkapkan, setelah dilakukan vaksinasi antibodi ini akan terbentuk secara maksimal dalam tubuh kurang lebih selama 28 hari.

"Untuk mengetes apakah antibodi kita terbentuk atau tidak bisa melakukan rapid antibodi setelah vaksin. Apabila ia menunjukan hasil reaktif maka proses pembentukan antibodi sudah ada, namun antibodi ini baru akan maksimal dalam kurun waktu 28 hari," jelas Zaitun.

Setelah dilakukan vaksinasi ia mengatakan seseorang masih bisa terkonfirmasi positif covid-19 jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

"Jadi jika sudah divaksin masih tetap bisa terinfeksi covid-19 tetapi gejalanya lebih ringan, misalkan seharusnya sesak tidak sesak atau hanya mengalami gejala yang ringan," kata  Zaitun kepada Bangkapos.com, Selasa (16/3/2021).

"Untuk itu penerapan prokes seperti 3M, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak ini tetap harus dijalankan dengan baik agar mememutuskan mata rantai Covid-19 ini,"ungkapnya.

Dia berharap dengan program vaksinasi ini semua orang bisa divaksin sehingga kedepannya sudah ada kekebalan tubuh masing-masing. Nanti covid-19 ini bukan lagi penyakit yang membahayakan tetapi sama halnya dengan virus pada penyakit pilek, cacar dan lainnya.

"Jadi kelaknya jika sudah divaksin covid ini menjadi penyakit yang biasa lagi, bukan lagi penyakit yang mengerikan seperti saat ini. di mana nantinya virus ini (Covid-19) sama dengan penyakit pilek, cacar dan lainnya karena antibodi pada tubuh kita sudah terbentuk," ujarnya.

3.771 dosis vaksin sudah tersalur

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Bangka Tengah mencatat sebanyak 3.771 dosis vaksin sudah disuntikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat di Bangka Tengah.

Proses pelaksanaan vaksinasi tahap dua untuk pelayanan publik di Gedung Serba Guna Pemkab Bangka Tengah, Kamis (5/3/2021) lalu.
Proses pelaksanaan vaksinasi tahap dua untuk pelayanan publik di Gedung Serba Guna Pemkab Bangka Tengah, Kamis (5/3/2021) lalu. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun mengatakan, pelaksanan vaksinasi tahap pertama yang menyasar tenaga kesehatan pada dosis pertama dilakukan ke 1.139 orang atau dengan realisasi sekitar 83 persen dan pada dosis kedua sebanyak 1.040 orang atau realisasi sekitar 75 persen.

Sementara untuk vaksinasi tahap kedua dosis pertama bagi petugas publik telah dilakukan ke  1.592 orang dengan realisasi sekitar 99,5 persen.

Ia mengatakan, pihaknya juga akan melakukan vaksinasi tahap dua untuk dosis kedua pada Kamis (22/3) dan Jumat (23/3) mendatang kepada pejabat publik dengan target 1.600 orang dan fokus untuk melayani vaksinasi bagi Lansia.

"Untuk target vaksin tahap dua dosis kedua ini sama seperti sebelumnya, yakni 1.600 dan saat ini pemerintah fokus memprioritaskan vaksin untuk lansia,"kata Zaitun kepada Bangkapos.com, Selasa (16/3/2021).

“Kami juga mendapat jatah sebanyak 300 orang lansia dengan umur di atas 60 tahun untuk divaksin yang pelaksanaannya nanti bersamaan dengan vaksinasi tahap untuk pejabat publik yang pelaksanannya juga tersebar di beberpa Puskesmas di Bangka Tengah,” kata Zaitun lagi.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang telah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Tidak menutup kemungkinan yang selesai divaksin ini bisa tertular jika mengabaikan protokol kesehatan. Untuk itu penerapan prokes seperti 3M sangat penting dilakukan untuk mencegah penulatan virus Covid-19 ini," kata Zaitun menegaskan.

Ia juga berharap agar masyarakat ikut berpartisipasi menyukseskan program vaksinasi yang telah disiapkan pemerintah.

"Kepada masyarakat jangan takut untuk divaksin karena ini aman dan ini juga menjadi langkah baik untuk kita, khususnya dalam membentuk antibodi," tutur Zaitun.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved