Breaking News:

Kakek Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Penisnya Ereksi Hebat, Dokter Sebut Efek Samping Virus 

Seorang kakek pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia setelah penisnya ereksi hebat selama 3 jam

Freepik
Kakek Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Penisnya Ereksi Hebat, Dokter Sebut Efek Samping Virus  - [Ilustrasi] ereksi 

BANGKAPOS.COM – Seorang kakek pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia setelah penisnya ereksi hebat selama 3 jam.

Dokter menyebut hal ini merupakan efek samping virus.

Kejadian yang menghebohkan ini dipublikasikan di The American Journal of Emergency Medicine sebagaimana dilansir World of Buzz,

Dikabarkan bahwa seorang pasien Covid-19 meninggal dunia setelah mengelami efek samping dari Covid-19 yang aneh.

Diketahui, pasien yang tidak disebutkan identitasnya itu menderita gejala Covid-19 aneh yang disebut priapisme atau ereksi yang tidak disengaja dan menyakitkan selama berjam-jam.

Dalam salah satu kasus paling mengejutkan terkait Covid-19, seorang pasien pria dilaporkan meninggal karena komplikasi yang disebabkan oleh virus tersebut.

Termasuk efek samping yang jarang terjadi di mana ia harus menanggung ereksi selama 3 jam yang menyakitkan.

Kewarganegaraan pria tersebut tidak diungkapkan. Laporan itu merujuk pada data Covid-19 untuk Amerika Serikat.

Pada 1 Januari 2021, pria berusia 69 tahun dengan obesitas itu harus dirawat di IGD setelah mengalami sesak napas.

Pria itu meminum obat yang diresepkan dokter kepadanya untuk sesak napas tetapi tetap tidak membantu kondisinya.

Halaman
123
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved