Breaking News:

Kisah Ni Luh Putu Sugianitri, Polwan Ajudan Terakhir Soekarno yang Tak Pernah Naik Pangkat

Banyak yang tak tahu ada seorang Polisi Wanita (Polwan) yang mendampingi Presiden Soekarno di akhir kekuasaannya sebagai Presiden RI

Editor: Iwan Satriawan
Tribun Bali/ I Putu Darmendra
Ni Luh Putu Sugianitri. 

Perempuan yang sering dipanggil Sugianitri ini berasal dari dari Desa Babatan, Penebel, Tabanan.

Nitri menjadi anak satu-satunya Ni Made Pajeng, pendiri sekolah di sana.

Ni Luh Putu Sugianitri menjadi polisi angkatan ketiga di Sekolah Kepolisian Sukabumi.

Meski menjadi ajudan, ia tidak pernah memakai seragam polisi.

Sebaliknya, ia lebih sering tampil dengan balutan kebaya dan kain.

Namun, dirinya tetap membawa senjata yang disimpan di dalam tasnya.

Masih dikutip dari TribunBali.com, ia tidak pernah naik pangkat dari Brigadir.

Selain itu, Nitri juga tidak pernah dipecat, diberhentikan, ataupun menerima uang pensiunan.

Setelah pendidikan, dia juga tidak boleh pulang ke rumahnya.

Ni Luh Putu Sugianitri sering tampil menari di acara-acara resmi kepresidenan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved