Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Penanganan Covid-19 Pangkalpinang Fokus Vaksinasi, Dinkes Gencar Lakukan Road Vaksin

Fokus penanganan Covid-19 di Kota Pangkalpinang saat ini pada proses vaksinasi.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH) saat dilakukan vaksin Jumat (15/1/2021) lalu 

BANGKAPOS.COM , BANGKA-- Fokus penanganan Covid-19 di Kota Pangkalpinang saat ini pada proses vaksinasi.

Penyuntikan vaksin sudah memasuki tahap kedua yang menyasar petugas publik dan lanjut usia (lansia).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim, Hakim menyebut pihaknya terus gencar melakulan road vaksin dibeberapa wilayah agar masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan vaksin.

"Kalau fokus penanganan Covid-19 kita sekarang di vaksinasi, kita gencar lakukan road vaksin dibeberapa wilayah sementara di Puskesmas juga sampai sekarang tetap jalan," kata Hakim kepada Bangkapos.com, Rabu (17/3/2021).

Menurutnya, hingga kini dari dari data terakhir yang ia dapatkan sudah 10.272 total sasaran vaksin di Kota Pangkalpinang.

Bahkan untuk vaksinasi tahap kedua permin kedua Kota Pangkalpinang kembali mendapatkan tambahan jumlah vaksin yakni 12.600 vaksin.

"Tahap kedua belum selesai kita terus melakukan road vaksin agar semua petugas publik kita dapat menerima vaksinasi, begitu juga dengan lansia kemarin kita baru dapat tujuh ribuan masih banyak lansia kita yang belum, kita dapat tambahan lagi ditermin kedua 12.600 vaksin, makanya yang belum ADB kita segera kita lakukan penyuntikan," jelas Hakim.

Menurut Hakim, dengan jumlah tersebut sebetulnya masih belum cukup untuk memfasilitasi semua petugas publik di Kota Pangkalpinang.

"Karena masih banyak yang belum, tapi kita syukur alhamdulillah lebih banyak mendapatkan dari pada daerah lain, ini cukup membantu kita sedikitnya menekan angka penyebaran kasus. Dengan jumlah segitu kita maksimalkan petugas publik untuk divaksin," ujarnya.

Hakim menegaskan, meskipun sudah dilakukan vaksinasi protokol kesehatan harus tetap dijalankan, sebab masih ada 35 persen kemungkinan seseorang terpapar covid-19 meskipun sudah divaksin.

"Kan keakurat vaksin itu 65 persen masih ada 35 persen kemungkinan orang sudah divaksin itu terpapar, kalau seseorang itu terpapar bisa saja tidak berat gejalanya karena sudah dibentuk antibodi dalam tubuhnya itu. Makanya protokol kesehatan tetap dijalankan masker, jaga jarak, cuci tangan, dan hindari kerumunan itu tetap penting," imbau Hakim.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved