Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PKK Kota Pangkalpinang dapat Edukasi, Wajib Periksa Keamanan Obat dan Makanan Keluarga

Puluhan wanita yang tergabung dalam PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kota Pangkalpinang menghadiri agenda Komunikasi Informasi dan Edukasi.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Foto bersama usai kegiatan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Pangkalpinang saat sosilisasi KIE obat dan makanan kepada Ibu-ibu PKK kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Puluhan wanita yang tergabung dalam PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kota Pangkalpinang menghadiri agenda Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) obat dan makanan di gedung ball room Hotel Fox Haris, Rabu (17/3/2021).

Agenda yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Pangkalpinang dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Pangkalpinang, Monica Haprinda.

Istri Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil ini mengapresiasi kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini.

"Saya mewakili ibu-ibu yang lain, sangat berterimakasih dengan adanya KIE obat dan makanan. Kami, jadi mengetahui dapat ilmu, bagaimana cara memilih obat yang benar, makanan yang benar, syarat-syaratnya apa, kita melindungi diri kita dan keluarga kita," ungkap Monica saat sedang coffe break ditemui Bangkapos.com.

Ia berharap ibu-ibu PKK yang hadir hari ini, dapat mengambil ilmu tentang memeriksa keamanan obat dan makanan serta menyebar luaskan informasi ini kepada masyarakat.

"Kami punya produk sendiri, mereka (ibu-ibu PKK) menciptakan makanan dari produk rumahan, ini sangat perlu edukasinya. Bagaimana mau bersaing produknya, kalau tidak lulus BPOM. Apalagi kalau produk lokal jarang ditemukan izin BPOM, hanya sampai PIRT. Jadi saya sangat apresiasi dengan acara ini," jelas Monica.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  kota Pangkalpinang mengadakan KIE obat dan makanan kepada Ibu-ibu PKK kota Pangkalpina
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kota Pangkalpinang mengadakan KIE obat dan makanan kepada Ibu-ibu PKK kota Pangkalpinang (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang, Hermanto mengatakan kegiatan ini dalam rangka memberdayakan masyarakat agar dapat menerima pengetahuan dan wawasan keamanan obat dan makanan.

"Sehingga nanti mereka bisa melindungi diri sendiri, keluarga sendiri. Diharapkan juga pengetahuan ini dapat disebarkan kepada masyarakat yang lain sehingga dapat memberikan dampak yang besar.

Pemahaman masyarakat tentang keamanan obat dan makanan semakin membaik. Sehingga dapat melindungi dirinya dari bahaya obat terutama kesehatan," lanjut Hermanto.

Keamanan pangan sendiri diatur dalam UU No 18/2012, terkait londisi dan upaya diperlukan untuk mencegah pangan dari cemaran.

Halaman
12
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved