Breaking News:

Berita Pangkalpinang

80 Sekolah di Pangkalpinang Sudah Melaksanakan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Hingga kini sudah kurang lebih 217 lembaga sekolah PAUD/TK, SD, hingga SMP Negeri dan Swasta di Kota Pangkalpinang pembelajan tatap muka.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi mengatakan, hingga kini sudah kurang lebih 80 lembaga sekolah PAUD/TK, SD, hingga SMP Negeri dan Swasta di Kota Pangkalpinang yang melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka.

Menurutnya, simulasi pembelajaran tatap muka tersebut dapat dilaksanakan setelah pihak sekolah mengajukan proposal kesiapan sekolah mengadakan pembelajaran dengan protokol kesehatan kepada Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang.

"Jadi pihak sekolah mengajukan pembelajaran tatap muka ke kita Dinas Pendidikan lalu akan kita cek dan ricek dulu baru kita perbolehkan buka, dengan syarat harus protokol kesehatan yang ketat itu juga tidak semuanya masuk tapi ada jadwalnya," jelas Eddy kepada Bangkapos.com, Kamis (18/3/2021).

Eddy menyebutkan, untuk tahap pertama sekolah akan melaksanakan simulasi terlebih dahulu, belum masuk tahap new normal atau masuk sekolah seluruhnya.

"Jadi kita sekarang simulasi dulu, setelah itu transisi, baru new normal, seperti itu tingkatannya. Rencana kita akan benar-benar new normal itu setelah semester ajaran baru nanti di awal Juli, inshaallah bisa kita laksanakan, kalau simulasinya berjalan dengan baik," jelasnya.

Menurutnya, simulasi yang saat ini dilaksanakan lebih mengutamakan siswa-siswi ditingkat akhir dan tingkat awal.

"Yang kita utamakan ini kelas awal dan kelas akhir, kalau kelas akhir seperti kelas 3 SMP dan kelas 6 SD inikan akan mengahdapi ujian jadi lebih kita utamakan. Kalau yang kelas awal baru masuk sekolah itu kita perkenalan karena dari awal masukan belum pernah bertemu dengan guru-gurunya, dia belum pernah tatap myka, belum tau lingkungan sekolah, jadi inilah ikhtiar kita untuk peserta didik," bebernya.

Eddy mengatakan, meskipun sudah melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka, namun pemebelajaran secara daring masih tetap dilaksanakan.

"Itukan simulasi bukan pemenuhan target kurikulum, jadi dikombinasi antara pembelajaran daring dan tatap muka tidak seutuhnya dialihkan ke tatap muka tapi daring masih tetap dilaksanakan," ujarnya.

Eddy berharap, dengan diadakannya simulasi ditahap awal ini bisa berjalan dengan baik, hingga rencana new normal pada awal Juli mendatang dapat dilaksanakan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved