Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Doni Monardo Minta Disiplin Protokol Tak Kendur, Vaksinasi Tak Menjamin Bebas dari Corona

Doni Monardo, mengatakan program vaksinasi yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat, tidak menjamin, seseorang tidak lagi terjangkit Covid-19.

Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, di sela meresmikan Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno, pada Kamis (18/3/2021), diwawancarai oleh para awak media. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, mengatakan program vaksinasi yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat, tidak menjamin, seseorang tidak lagi terjangkit Covid-19.

Apalagi orang tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan seperti, memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan.

Untuk itu dia meminta masyarakat tetap patuh pada protokol kesehatan, sebagai pencegahan virus corona meski vaksinasi telah dilakukan.

Doni menegaskan, seluruh masyarakat harus memahami bahwa vaksinasi semestinya berjalan beriringan dengan disiplin protokol kesehatan.

"Vaksin belum 100 bisa menjamin, pak Presiden selalu menekankan, setelah ia divaksin beliau menyampaikan kata-kata  jangan lupa protokol kesehatan, tiga kali beliau menyampaikan pesan itu," jelas Doni Monardo, disela meresmikan Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 RSUD DR (HC) Ir Soekarno, pada Kamis (18/3/2021).

Ia menegaskan, apabila masyarakat sudah divaksin jangan abai dan menganggap enteng virus corona.

"Walau sudah divaksin jangan abai, menganggap enteng, Covid-19 ini terus ada, belum ada pakar menyebutkan kapan Covid-19 ini akan berakhir," tegasnya..

Doni Monardo, yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional ini, mengingatkan terkait kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya perlu ada evaluasi dilakukan  pada setiap pengambilan kebijakan dalam penanganan Covid-19.

"Dibutuhkan berbagai langka, agar bisa kita lakukan, terkait strategi, kita evaluasi, mana yang bagus dan kurang bagus, kalau bagus dilanjutkan dan apabila kurang dilakukan perbaikan,"ujarnya.

Banyak ASN yang Pensiun, Kemenag Bangka Belitung Berharap Tahun 2021 Kuota Rekrutmen CPNS Banyak

Baca juga: 40 Honorer di Unit Damkar Dipangkas, Bupati Bangka Selatan: Mau Kerja Ikuti Pendaftaran Secara Umum

Baca juga: Doni Monardo Resmikan Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19, Puji Penanganan Corona di Babel

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved