Breaking News:

All England 2021

Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Atlet Ungkap Kekecewaan, BWF Tak Adil

Sejumlah atlet bulutangkis Indonesia mengungkapkan kekecewaanya setelah Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 karena Covid-19

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 202 karena Covid-19, Atlet Ungkap Kekecewaan, BWF Tak Adil - Ricky Soebagja (kedua kiri) serta Atlet bulu tangkis Kevin Sanjaya (kiri) bersiap melakukan pertandingan eksebisi disela penghargaan Candra Wijaya Internasional Badminton Centre di Tangerang, Banten, Selasa (19/12/2017). 

BANGKAPOS.COM – Sejumlah atlet bulutangkis Indonesia mengungkapkan kekecewaanya setelah Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 karena Covid-19.

BWF atau Badminton World Federation (Federasi Bulutangkis Dunia) dinilai tak adil.

Mundurnya Indonesia dari All England 2021 berawal dari penerbangan pesawat dari Istanbul (Turki) ke Birmingham, Inggris yang ditumpangi kontingen Indonesia.

Satu penumpang di pesawat itu dinyatakan positif Covid-19.

Karena itu, Pemerintah Inggris mewajibkan kontingen All England Indonesia melakukan isolasi 10 hari.

Konsekwensinya, Indonesia dipaksa mundur dari seluruh kompetisi.

Marcus Fernaldi Gideon, pemain bulu tangkis Indonesia, menilai keputusan ini tidak adil.

Selain Marcus, rekan bermainnya, Kevin Sanjaya Sukamuljo juga memberikan pernyataan yang sama.

Tak seperinci Marcus, Kevin hanya meminta BWF bertanggung jawab penuh atas kejadian ini.

“@bwf.official must be responsible,” tulis Kevin dalam akun instagramnya dengan unggahan foto logo BWF.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved