Breaking News:

Virus Corona

Setelah Setahun Berlalu, Akhirnya Invesigasi di Wuhan Akan Dirilis, WHO Tahu dari Mana Asal Covid-19

Setelah Setahun Berlalu, Akhirnya Invesigasi di Wuhan Akan Dirilis, WHO Tahu dari Mana Asal Covid-19

AFP/FABRICE COFFRINI
Sekretaris Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus 

BANGKAPOS.COM, JENEWA - Setelah penyelidikan dilakukan selama berbulan-bulan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan bahwa peternakan satwa liar di China 'kemungkinan' yang menjadi sumber pandemi virus corona (Covid-19).

Peternakan satwa liar yang banyak terdapat di sekitar provinsi Yunnan di China selatan ini kemungkinan besar menjadi pemasok hewan ke para pedagang di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Wuhan, tempat kasus awal Covid-19 ditemukan pada tahun lalu.

Seorang Ahli Zoologi dan Ekologi Penyakit yang bergabung dengan tim WHO dalam melakukan perjalanan investigasi ke China, Peter Daszak mengatakan beberapa dari hewan liar tersebut bisa saja tertular SARS-CoV-2 dari kelelawar di daerah tersebut.

Dikutip dari laman Live Science, Kamis (18/3/2021), WHO pun diperkirakan akan merilis temuannya dalam laporan pada beberapa minggu mendatang.

Perlu diketahui, pada Januari 2021, tim ahli WHO melakukan perjalanan ke China untuk menyelidiki bagaimana awal munculnya pandemi mematikan yang telah membuat lebih dari 120 juta orang terinfeksi dan menewaskan 2,6 juta orang di seluruh dunia.

Banyak teori konspirasi telah berkembang tentang asal-usul virus, termasuk bahwa virus itu bocor dari laboratorium Wuhan.

Namun pada bulan lalu, penyelidik WHO menampik penjelasan tersebut.

Konsensus umum diantara para ilmuwan adalah bahwa virus corona menyebar pada kelelawar dan melompat ke manusia, melalui perantara.

Virus itu kemungkinan ditularkan dari kelelawar di China selatan ke hewan di peternakan satwa liar, kemudian ke manusia.

Peternakan satwa liar merupakan bagian dari proyek yang telah dipromosikan pemerintah China selama 20 tahun untuk mengangkat ekonomi penduduk pedesaan agar keluar dari kemiskinan dan menutup kesenjangan antara kawasan pedesaan dan perkotaan.

Halaman
12
Editor: Teddy Malaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved