Breaking News:

Berita Bangka

Perusahaan Dayat Bangun Cold Storage untuk Udang Vaneme Pertama di Kabupaten Bangka, Ini Kata Mulkan

Cold storage yang akan dibangun di kawasan industri Jelitik Kecamatan Sungailiat ini disebut sebagai yang pertama di Kabupaten Bangka.

IST/Boy Yandra
Bupati Bangka Mulkan melakukan peletakan batu pertama pembangunan cold storage untuk menampung hasil panen udang vaname di Kawasan Industri Jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Minggu (21/03/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - PT Bangka Prima Marine (BPM) milik pengusaha Hidayat Arsani (Dayat) mulai membangun cold storage untuk menampung hasil panen udang Vaname.

Cold storage yang akan dibangun di kawasan industri Jelitik Kecamatan Sungailiat ini disebut sebagai yang pertama di Kabupaten Bangka.

Bupati Bangka  Mulkan melakukan peletakan batu pertama pembangunannya, Minggu (21/03/2021).

Mulkan menyebut, hal ini merupakan terobosan baru pembangunan di Kabupaten Bangka.

"Saya atas nama pemerintah daerah  mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hidayat Arsani, Ketua Umum  Asosiasi Petani Tambak Udang Indonesia Nusantara  (APTIN) yang sudah memberikan sumbangsih kepada Pemkab Bangka dan memberi gagasan untuk membangun cold storage di Kabupaten Bangka," kata Mulkan.

Baca juga: Bank SumselBabel MoU dengan Bisnis Apartemen Hidayat Arsani dan KUR Kelompok Tani Tambak Vaname

Baca juga: UBB Ajak Masyarakat Budidaya Udang Vaname, Modalnya Tidak Besar dan Hasilnya Menjanjikan

Sistem pinjam pakai dengan sewa Rp1 M

Mulkan mengungkapkan lahan untuk pembangunan cold storage ini milik Pemkab Bangka seluas sekitar 4 hektare dengan sistem pinjam pakai selama 5 tahun.

" Tahun 2020 lalu sudah dilakukan MoU antara Pemkab Bangka dengan PT BPM dengan nilai sewa Rp1 miliar selama 5 tahun dan selanjutnya bisa diperpanjang dengan MoU kembali," ujar Mulkan.

Ditegaskannya, Pemkab Bangka selalu mendukung upaya yang dilakukan PT BPM sesuai regulasi yang berlaku, sebab hal ini memberikan kontribusi untuk pembangunan di Kabupaten Bangka.

"Kita akan selalu memberikan support , sampai saat ini Pemkab Bangka tidak ada satu kata untuk menghambat para investor untuk berkontribusi bagi masyarakat Kabupaten Bangka," tukas Mulkan.

Direktur PT BPM Leo Tirtayadi mengatakan pembangunan cold storage ini diperkirakan memakan waktu selama 3 bulan ke depan.

"Saat ini kita sedangkan mengurus perizinan baik izin lingkungan dan perizinan lainnya, kalau untuk di Pemkab Bangka tidak menjadi persoalan mereka selalu mendukung dan mensupport untuk mengurus regulasi perizinan ini," kata Leo Tirtayadi.

Baca juga: Dulu Jokowi Pakai Camry dan Esemka sebagai Mobil Dinas, Gibran Pilih Innova Bekas Lalu Diisi Beras

Baca juga: Inilah Untaian Kalimat Krisdayanti untuk Aurel Hermansyah yang Bikin Keduanya Berurai Air Mata

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved