Breaking News:

Tenggorokan Sakit Saat Menelan? Mungkin Ini Penyebabnya

Terkadang, rasa sakit hanya mempengaruhi satu sisi tenggorokan dan dapat berubah-ubah ketika Anda bernapas.

Editor: suhendri
freepik
Ilustrasi sakit tenggorokan. 

Kapan harus ke dokter?

Rasa sakit ketika menelan biasanya bisa hilang dalam beberapa hari, terutama jika disebabkan oleh flu.

Akan tetapi Anda diharuskan untuk memeriksakan ke dokter jika penyebab rasa sakit saat menelan tidak diketahui, rasa sakit yang dialami sudah lebih dari seminggu dan makin parah atau terdapat bercak putih di bagian belakang tenggorokan.

Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah terjadinya pembengkakan tenggorokan, kesulitan bernapas, kesusahan membuka mulut dan produksi saliva yang tidak seperti biasanya (bisa lebih banyak atau lebih sedikit).

 Diagnosis

Untuk mengobati penyebab rasa sakit saat menelan, dokter akan merekomendasikan beberapa tes setelah memeriksa riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik.

Pengambilan kultur tenggorokan

Dalam proses ini, dokter akan mengambil sampel lendir dari tenggorokan dengan kapas dan kemudian akan mengujinya.

Nantinya, bisa diketahui apakah lendir Anda mengandung organisme penyebab infeksi.

Tes Darah

Tes darah yang dilakukan termasuk memeriksa jumlah sel darah putih yang akan membantu dokter untuk mengetahui apakah terdapat infeksi atau tidak.

Barium Swallow

Barium Swallow atau rangkaian tes Upper Gastrointestinal (UGI) adalah pemeriksaan radiografi (X-ray) pada saluran pencernaan bagian atas.

Sebelum rangkaian tes dilakukan, dokter akan meminta Anda untuk meminum cairan yang mengandung barium.

Nantinya, Anda akan mengetahui jalur mana saja yang diambil makanan dari mulut ke perut.

CT Scan

Dokter akan menggunakan CT Scan untuk mengambil gambar dari potongan tenggorokan yang diperiksa.

Hal ini akan membantu dokter untuk mengidentifikasi kelainan seperti tumor, baik di tenggorokan atau di esofagus yang mungkin merupakan penyebab rasa sakit saat menelan.

Pengobatan Medis

Biasanya, dokter merekomendasikan obat antijamur untuk mengobati infeksi jamur dan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri, termasuk radang tenggorokan.

Akan tetapi ketika seseorang mengalami tonsilitis yang berulang atau pengobatan yang diberikan tidak ampuh, dokter akan merekomendasikan prosedur tonsilektomi, yaitu operasi pengangkatan amandel.

Baca juga: Hilangkan Lendir di Tenggorokan Akibat Asam Lambung dengan 7 Cara Ini

Pengobatan di rumah

Jika belum sempa ke dokter, Anda dapat melakukan beberapa cara di bawah ini untuk mengobati sementara rasa sakit ketika menelan.

Meminum obat anti-inflamasi

Obat anti-inflamasi non steroid (NSAID) dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan di mulut, tenggorokan, dan esofagus.

Obat ini juga dapat mengurangi rasa sakit ketika menelan makanan.

Obat antisida

Antisida merupakan obat bebas resep yang efektif dalam mengurangi rasa sakit akibat asam lambung.

Semprotan untuk Tenggorokan

Dengan menggunakan semprotan tenggorokan, rasa sakit ketika menelan akan reda karena efek mati rasa yang diberikan.

Berkumur dengan air garam

Air garam dapat mengurangi peradangan dan membuat rasa sakit ketika menelan tidak terlalu menyakitkan.

Campurkan sekitar 240 mililiter air dengan satu sendok teh garam.

Setelah itu, kumur larutan ini beberapa kali sehari.

Minuman air hangat

Meminum minuman hangat seperti teh herbal dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Hindari meminum yang terlalu panas agar tenggorokan tidak terbakar.

Mandi dengan Air Panas

Uap dari air panas dapat membantu mengurangi peradangan yang menyebabkan rasa sakit ketika menelan.

Hindari minuman beralkohol dan tembakau

Zat yang terkandung dalam alkohol dan tembakau dapat mengiritasi jaringan lunak mulut, tenggorokan dan esofagus. (Farren Sahertian)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tenggorokan Sakit Saat Menelan, Penyakit Apa?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved