Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kadindik Pastikan Semua Tenaga Pendidik di Kota Pangkalpinang dapatkan Vaksinasi Covid-19

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi, menyebutkan sudah 1.500 guru dan tenaga pendidik di Kota Pangkalpinang

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi, menyebutkan sudah 1.500 guru dan tenaga pendidik di Kota Pangkalpinang mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Pekan ini hingga pekan depan akan terus berlanjut agar seluruh tenaga pendidik di Kota Pangkalpinang mendapat vaksinasi Covid-19. 

Kata Eddy, vaksinasi saat ini dianggap hal yang sangat penting mengingat sejak hari ini, Senin (22/3/2021) beberapa sekolah di Kota Pangkalpinang sudah melaksanakn simulasi kegiatan belajaran mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

"Sejak minggu lalu kita sudah berjalan untuk sekolah negeri guru dan tenaga pendidiknya, dan selanjutnya akan dilanjutkan oleh sekolah-sekolah swasta jika ditotal seluruhnya ada 3.000-an jumlah guru dan tenaga pendidik kita dari TK/Paud, SD, SMP di Kota Pangkalpinang dan itu kita pastikan akan mendapatkan vaksin semuanya," jelas Eddy kepada Bangkapos.com, Senin (22/3/2021).

Menurutnya, hal ini dilakukan agar simulasi KBM tatap muka dapat berjalan tanpa ada ketakutan. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksin keseluruhan.

"Ada sebanyak 3.000-an tenaga pendidik dan saat ini, dan sudah berjalan vaksinasi terhadap 1.500-an orang. Kita bekerja sama dengan Dinas Kesehatan semua guru tenaga pendidikan akan kita vaksin seluruhnya," kata Eddy.

Eddy mengatakan, dengan proses vaksinasi Covid-19 ini diharapkan tidak ada lagi kekhawatiran untuk pelaksanaan KBM, hingga dapat memberikan rasa aman kepada para orang tua yang setuju untuk pelaksanaan KBM tatap muka. 

"Semoga saja dengan kegiatan vaksinasi ini dapat semakin membuat para orang tua tenang anaknya kembali belajar di sekolah. Saya pikir setelah edukasi proses dapat menjadi kebiasaan baru. Karena dunia pendidikan memberikan peranan penting terhadap prokes," harap Eddy.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved