Breaking News:

Sanksi Pembajakan Akun Media Sosial

Membaca ketentuan yang ada didalam Pasal 26 UU ITE ini dapat mempertegas kembali bahwasannya perlindungan terhadap informasi pribadi

Sanksi Pembajakan Akun Media Sosial
IAIN SAS Bangka Belitung
Reski Anwar (Dosen Ilmu Hukum, Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Bangka Belitung)

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pesatnya dunia digital (TIK) telah mampu memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perkembangan kehidupan sosial dalam masyarakat.

Munculnya perkembangan dunia cyber disaat-saat seperti ini menyebabkan transaksi secara elektronik dengan sangat mudah dan cepat sekali untuk bisa diakses tanpa jarak ruang dan waktu.

Namun hal itu juga tidak menutup kemungkinan dengan mudahnya informasi pribadi bisa dilihat bahkan diakses orang lain (oknum) yang tidak bertanggungjawab.

Oknum cyber crime/ kejahatan dunia siber sering memanfaatkan situasi dan kondisi yang sangat mudah dengan melakukan pembajakan terhadap informasi pribadi jasa pengguna internet tanpa seiizin dan sepengetahuan pemiliknya.

Kegiatan usaha dalam kejahatan pembajakan ini sering digunakan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan regulasi yang ada (melawan hukum).

Seiring dengan tindakan tersebut Pelaku cyber crime selalu menyertai dengan melakukan transaksi ilegal serta membuat seakan-akan pemilik aslinya lah yang menggunakan akun tersebut.

Salah satu peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai perlindungan terkait informasi pribadi terdapat dalam Pasal 30 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik/ UU ITE . Pasal 30 yang berbunyi:

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik milik Orang lain dengan cara apa pun.

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan tujuan untuk memperoleh Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik.

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses Komputer dan/atau Sistem Elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan. 

Halaman
12
Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: M Ismunadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved