Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Tidak Semua Siswa di Bangka Tengah Sekolah Online Menggunakan Android, Begini Kata Iskandar

kegiatan belajar mengajar selama pandemi dilakukan secara online, menggunakan android atau smartphone. 

Bangkapos.com
Iskandar kepala dinas pendidikan Bangka Tengah 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - kegiatan belajar mengajar selama pandemi dilakukan secara online, menggunakan android atau smartphone. 

Pembelajaran online ini diterapkan hampir diseluruh wilayah, khususnya Bangka Tengah (Bateng).

Namun Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah tidak mewajibkan semua siswa/siswi ini belajar daring menggunakan android atau smartphone. 

"Sebelum pelaksanaan daring kemarin Kami data semua sekolah, khsusnya bagi anak-anak yang punya andriot dan tidak. Untuk yang tidak punya, maka kita buat tugas khusus, yang nantinya akan diantar gurunya langsung atau perwakilan paguyubannya yang mengambil tugas ke gurunya untuk dibagikan ke siswa yang bersangkutan. Tetapi jika fasilitas ada, maka pembelajaran tetap pake android," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah Iskandar, Senin (22/3/2021).

Selama pembelajar online atau jarak jauh, ia mengakui banyak keluhan yang diterima Dinas Pendidikan, baik dari orang tua atau pun guru.

"Saya lihat di sini permasalahan utamsanya yakni banyak keluhan dalam segi kemampuan orang tua membimbing anak di rumah dan kesibukan orangtua bekerja secara langsung sehingga imbasnya ke anak-anak," katanya.

Meskipun terkendala, ia menekankan bahwa Keamanan dan kesehatan menjadi prioritas  yang harus diperhatikan, khususnya selama pandemi.

"Prinsipnya pembelajar dimasa covid ini keamanan dan kesehatan yang paling utama. kita tekankan, meskipun pembelajar dari rumah anak-anak harus tetap belajar jangan sampai tidak belajar sama sekali, walaupun memang penerapannya tidak sama dengan pembelajaran tatap muka," tegas Iskandar,

Lebih lanjut, selama pandemi pihaknya juga melakukan pelatihan penerapan pembelajar online kepada tenaga pengajar atau guru yang ada di Lingkungan Bangka Tengah.

"Salah satu yang kita ajarkan disini, yaitu pembuatan video pembelajaran. Dimana dengan adanya video ini anak-anak akan tertarik untuk belajar," ujarnya.

Tak hanya itu, melalui program induksi guru pemula pihaknya juga sudah melakukan peltihan persiapan pemnelajaran jarak jauh bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos di tahun 2020 kemarin.

"Program induksi guru pemula ini menjadi bekal nantinya untuk para guru-guru dimana hasil-hasil yang mereka dapat dari program ini mengenai pembelajaran jarak jauh. Dimana mereka ini dibimbing secara online dan ada juga penilaian langsung," katanya.

Ke depannya ia berharap melalui program ini menjadi modal para guru, khsusnya untuk menerapkan pembelajar jarak jauh lebih baik. (Bangkapos.com/Sela Agustika) 

Penulis: Sela Agustika
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved