Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Update, 14.884 Pelayan Publik Sudah Divaksinasi, Para Guru Sudah Mulai Divaksin Juga

Berdasarkan data Sabtu, (20/3/2021) sudah 14.884 pekerja publik atau 16,62 persen yang telah disuntik vaksin dosis pertama

bangkapos.com
Kegiatan vaksinasi Covid-19 kelompok dua dosis kedua berjalan aman dan lancar di Dinkes Kabupaten Bangka, Jumat (19/3/2021). (Bangkapos.com/Edwardi) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Berdasarkan data Vaksinisasi di Bangka Belitung, Sabtu, (20/3/2021) sudah 14.884 pekerja publik atau 16,62 persen yang telah disuntik vaksin dosis pertama,

Sedangkan suntik vaksin dosis kedua di Bangka Belitung sudah sebanyak 6.608 pekerja publik atau 7,37 persen.

Data kategori lansia sudah 5.408 orang atau 6,82 persen yang telah disuntik vaksin dosis pertama dan 3 orang lansia yang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Kategori tenaga kesehatan sudah 11.784 orang atau 89,72 persen yang telah disuntik vaksin dosis pertama dan 10.857 orang atau 82,66 persen tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Juru Bicara Vaksinisasi di Bangka Belitung sekaligus Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo mengatakan, vaksinasi untuk tenaga pendidik atau guru di kabupaten dan kota di Bangka Belitung sudah beriringan dilaksanakan dengan vaksinasi pelayanan publik.

"Sebetulnya sudah jalan, kalau yang di kota Pangkalpinang itu adalah guru yang di atas 50 tahun, sebenarnya mereka kan masuk pelayanan publik, sebenarnya sudah bisa divaksin," jelas dr Bangun, Senin (22/3/2021) kepada Bangkapos.com.

Diakuinya, untuk pelaksanaan vaksinasi yang disasarkan tenaga pendidik secara menyeluruh, masih menunggu ketersedian stok vaksin yang akan tiba nantinya.

"Iya belum seluruhnya, karena stock vaksin terbatas, semua target harus dicapai, jadi beriringan, tidak bisa menyelesaikan satu per satu (kategori sasaran-red). Hal ini supaya cakupan lebih banyak.

Kalau data (pendidik yang telah divaksin-red), ada di kabupaten atau kota, saya belum ngecek lagi. Kalau stock vaksin baru mau saya tanyakan ya," kata dr Bangun.

Saat ini pemerintah provinsi melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung sedang berupaya untuk meminta penambahan kuota vaksin agar cakupan vaksinasi di Bangka Belitung lebih cepat.

"Belum ada, (informasi kuota yang akan diterima Bangka Belitung dalam waktu dekat-red). Nanti yang menetapkan kuota dari kementerian kesehatan. Kuota ini tergantung capaian kita juga, semakin banyak yang kita vaksin, distribusi akan cepat," kata dr Bangun.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved