Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Capai 12, 38 Persen, Bangka Barat Jadi Kabupaten Angka Stunting Tertinggi di Bangka Belitung

Kabupaten Bangka Barat menjadi kabupaten dengan angka stunting tertinggi dengan persentase 12,38 persen di Kepulauan Bangka Belitung

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Sardiyono 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabupaten Bangka Barat menjadi kabupaten dengan angka stunting tertinggi dengan persentase 12,38 persen di Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung menurut E-PPGBM per bulan Agustus 2020.

Posisi kedua berada pada Kabupaten Belitung dengan persentase 6,98 persen sedangkan posisi ketiga berada pada kabupaten Belitung Timur dengan persentase 5,34 persen.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Sardiyono menilai angka stunting di Bangka Belitung cukup rendah secara nasional, hal ini dikarenakan dari pendataan stunting, jumlah penduduk rendah dibandingkan daerah lain.

"Untuk Bangka Belitung kita sudah lengkap datanya, seluruh kabupaten sudah melakukan input, di desa mananya, kita hanya tahu yang provinsi, masing-masing kabupaten sudah tahu di kecamatan mana kondisi stunting perlu diperhatikan," jelas Sardiyono saat ditemui Bangkapos.com, Selasa (23/3/2021).

Secara nasional, permasalahan stunting harus diatasi dan dicegah sedini mungkin untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas di masa depan.

"Kita di Bangka Belitung harus bergerak mencegah stunting ini, iya Bangka Barat, itu yang bermasalah, banyak sekali penyebabnya (stunting-red), dari mau hamil harus ditangani dengan baik, gizi anaknya, dan kondisi perkawinan usia dini," saran Sardiyono.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung secara rutin memonitor kegiatan yang dilakukan masyarakat di posyandu dan memperbaiki gizi ibu hamil dan balita.

Ada 8 aksi integrasi intervensi penurunan stunting di kabupaten atau kota meliputi analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan bupati atau wali kota tentang peran desa, pembinaan KPM, sistem managemen data, pengukuran dan publish stunting serta review kinerja tahunan.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved