Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Doa Niat Puasa Ramadhan, Tata Cara dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa, Fidyah dan Kafarat

Nawaitu shauma gadin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillaahi ta'aalaa. "Aku niat berpuasa wajib sehari penuh, besok, di ..."

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi __ Doa Niat Puasa Ramadhan, Tata Cara dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa, Fidyah dan Kafarat 

Doa Niat Puasa Ramadhan, Tata Cara dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa, Fidyah dan Kafarat

BANGKAPOS.COM -- Setiap orang muslim yang hendak berpuasa Ramadhan harus berniat di malam hari, yaitu setelah terbenamnya matahari sampai terbitnya fajar.

Ada juga yang berpendapat bahwa niat puasa Ramadhan boleh diniatkan sekali untuk puasa selama sebulan penuh.

Tetapi, pendapat yang paling kuat adalah niat yang diperbarui setiap malam.

Berikut ini beberapa tata cara puasa Ramadhan, sebagaimana dikutip dari buku Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah yang ditulis oleh Nur Solikhin dan diterbitkan oleh KAKTUS (2018).

Pertama adalah niat. Niatnya adalah sebagai berikut:

Nawaitu shauma gadin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillaahi ta'aalaa.

"Aku niat berpuasa wajib sehari penuh, besok, di bulan Ramadhan dalam tahun ini atas perintah Allah Ta'ala."

Niat dilakukan pada malam hari. Niat puasa Ramadhan harus jelas menyatakan bahwa seseorang berniat menjalankan puasa Ramadhan.

Ibadah tidak akan bernilai kalau tidak disertai niat yang ikhlas dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved