Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Doa Niat Puasa Ramadhan, Tata Cara dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa, Fidyah dan Kafarat

Nawaitu shauma gadin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillaahi ta'aalaa. "Aku niat berpuasa wajib sehari penuh, besok, di ..."

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi __ Doa Niat Puasa Ramadhan, Tata Cara dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa, Fidyah dan Kafarat 

4. keluar mani dengan sengaja;

5. haid dan nifas;

6. hilang akal (gila atau pingsan), dan

7. murtad (keluar dari agama Islam).

Orang yang meninggalkan puasa Ramadhan wajib menggantinya di hari lain. Adapun orang yang hanya wajib mengganti puasa Ramadhan tanpa membayar fidyah adalah sebagai berikut:

1. orang yang sakit, yang ada harapan untuk sembuh;

2. orang yang bepergian jauh (musafir), sedikitnya 81 km;

3. orang yang hamil;

4. orang yang menyusui;

5. orang yang sedang haid dan nifas;

6. orang yang batal puasanya dengan suatu hal yang membatalkannya selain bersetubuh.

Ada pula orang yang hanya wajib membayar fidyah berupa bahan makanan pokok sebanyak 1 mud (576 gram), tidak wajib mengganti puasa yang ditinggalkannya.

Mereka adalah orang yang sakit, yang tidak ada harapan akan sembuhnya dan orang tua yang sangat lemah, sehingga tidak kuat lagi berpuasa.

Sedangkan, orang yang meninggalkan puasa Ramadhan wajib mengganti dan kafarat, yaitu orang yang membatalkan puasa dengan bersetubuh.

Kafaratnya berupa memerdekakan hamba sahaya. Jika tidak ada hamba sahaya, maka ia wajib berpuasa dua bulan berturut turut (selain mengganti puasa yang ditinggalkan).

Jika tidak bisa, maka wajib memberi makan 60 orang miskin sebanyak 1 mud untuk tiap orang.

(Serambinews.com/Syamsul Azman)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Bacaan Niat Puasa Ramadhan, Tata Cara dan Hal-hal yang Membatalkan Puasa, Fidyah dan Kafarat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved