Breaking News:

Berita Bangka Barat

Vaksinasi Guru Tahap Pertama, Ali Afif Berharap Dunia Pendidikan Kembali Normal

Vaksinasi tahap pertama untuk para guru di wilayah Kabupaten Bangka Barat, kini mulai digelar di beberapa tempat

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Ali Afif saat ikut vaksinasi tahap pertama di gedung Graha aparatur, Selasa (23/03/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Vaksinasi tahap pertama untuk para guru di wilayah Kabupaten Bangka Barat, kini mulai digelar di beberapa tempat guna mempercepat penanganan covid-19, Selasa (23/03/2021).

Diketahui untuk vaksinasi di gedung Graha Aparatur, terdapat 25 guru yang ikut penyuntikan vaksinasi tahap pertama.

Satu diantara guru yakni Ali Afif yang mengajar di MA terpadu Bina Ihsan Cendikia mengungkapkan rasa syukurnya, dapat menjadi bagian dari percepatan penanganan covid-19.

Baca juga: Baim Wong Merinding Melihat Indadari Ngamuk Kesurupan hingga Ngaku Pisah Karena Disantet

Baca juga: Galau Arti Status Sedang Dievaluasi di Akun Prakerja, Tanda Lulus Atau Tidak? Ini Penjelasannya

"Ini tahap pertama disuntik vaksin, perasaan secara langsung saya biasa saja karena gak ada rasa sama sekali. Tentunya kita sudah persiapan seperti makan dulu, terus tidur cukup untuk ikut vaksin ini," ujar Ali.

Ali berharap dengan para tenaga pengajar yang sudah divaksin, dapat mengembalikan dunia pendidikan seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

"Harapan agar dunia pendidikan kembali normal, dengan harapan kontak guru dan murid tidak ada risiko. Untuk rencana Kemendikbud tatap muka, InsyaAllah tatap muka kami siap," ucapnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Puskesmas Kundi, Kabupaten Bangka Barat juga ikut menggelar vaksinasi tahap pertama untuk guru dan lansia.

Kepala Pukesmas Kundi, Desti Emma Bernauli Purba, mengatakan kegiatan vaksinasi tahap pertama digelar untuk lansia dan tenaga pengajar di lingkungan Kecamatan Kundi.

"Kegiatan dibagi dua tahap pertama senin kemarin guru yang daftar 34 orang, tapi satu orang ditunda untuk vaksin. Untuk hari ni guru 26 orang daftar vaksin, tapi empat orang tidak bisa di vaksin karena ada beberapa hal yang menunda dan akan dilakukan tahap selanjutnya," kata Desti.

Lebih lanjut untuk lansia terdapat 11 orang yang ikut di vaksin, serta terkait vaksinasi tahap pertama dibagi per wilayah yang ada di Kecamatan Kundi.

"Di Kundi ada empat desa yang mana setiap desa, kita ambil melalui kades dan kaderisasinya yang memilih lansia mau di vaksin karena lansia rentan untuk di vaksin terutama lansia jarak vaksin tahap pertama dengan keduanya 28 hari," jelasnya.

Dengan divaksinasi guru dan lansia, Desti berharap masyarakat tak perlu ragu ataupun takut untuk ikut vaksinasi covid-19.

"Jangan takut divaksin agar terhindar dari penularan Covid-19 dan mencegah semakin banyaknya penyakit Covid-19, selain itu vaksin sinovac aman dan halal," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved