Breaking News:

Harga Emas Cenderung Naik, Investasi Secara Digital Jadi Prospek Menjanjikan

Harga emas cenderung terjadi kenaikan pada setiap periode. Sehingga prospek investasi emas digital menjadi menjanjikan di masa depan.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
(Foto Ist)
Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi saat webinar bertema Kupas Tuntas Prospek dan Keamanan Emas Digital, Rabu (24/3/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Harga emas cenderung terjadi kenaikan pada setiap periode. Sehingga prospek investasi emas digital menjadi menjanjikan di masa depan.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi saat webinar bertema Kupas Tuntas Prospek dan Keamanan Emas Digital dalam rilis kepada awak media, Rabu (24/3/2021) malam.

PT KBI memberikan peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi di emas digital bahkan masyarakat bisa mendapatkan beberapa manfaat yang tidak didapatkan di instrumen investasi lainnya. Seperti angka minimum investasi yang rendah.

“Selain itu, harga emas pun cenderung akan meningkat di setiap periodenya. Investasi di emas digital juga memberikan kemudahan bagi masyarakat, dimana di era teknologi informasi seperti saat ini, masyarakat bisa melakukan transaksi dimanapun dengan perangkat teknologi yang ada," ujar Fajar.

Emas digital merupakan aset investasi yang bermanfaat serta memiliki prospek menjanjikan bagi masa depan serta investasi emas ini dalam pelaksanaan diawasi pemerintah.

Lebih lanjut, Fajar menyebut pemerintah sudah menerbitkan banyak regulasi untuk mendukung ekosistem investasi emas digital.

“Sehingga kedepan, masyarakat tak perlu khawatir untuk berinvestasi di aset tersebut, sepanjang investasi tersebut dilakukan di perusahaan-perusahaan yang resmi dan berijin,” katanya.

Dalam Undang-Undang (UU) No. 10 Tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi disebutkan bahwa kegiatan berjangka komoditi, termasuk emas digital, telah diatur, dikembangkan, dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Melalui aturan tersebut, pemerintah melalui Bappebti telah mengizinkan lembaga kliring berjangka untuk menjamin dan menyelesaikan setiap transaksi di pasar emas digital.

Dalam Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia nomor 119 tahun 2018 tentang kebijakan umum perdagangan pasar fisik emas digital di bursa berjangka serta Peraturan Bappebti nomor 4 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka disebutkan bahwa Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka, yang selanjutnya disebut Pasar Fisik Emas Digital adalah pasar fisik emas terorganisir yang dilaksanakan menggunakan sarana elektronik yang difasilitasi oleh Bursa Berjangka atau sarana elektronik yang dimiliki oleh pelaku usaha untuk jual atau beli emas yang catatan kepemilikan emasnya dilakukan secara digital (elektronis).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved