Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemprov Usulkan 55 Formasi PPPK Tenaga Pendidik Khusus di Bangka Belitung, Ini Tanggapan Ombudsman

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah mengusulkan sebanyak 55 formasi calon PPPK untuk tenaga pendidik atau guru pendidikan

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Ist/Ombudsman Babel
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, Shulby Yozar Ariadhy 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengusulkan sebanyak 55 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga pendidik atau guru pendidikan khusus.

Analis Kepegawaian BKPSDMD Provinsi Bangka Belitung, David Yuliandri mengatakan bahwa rekrutmen guru dapat melalui beberapa jalur.

“Kami sudah mengupayakan penambahan tenaga pengajar pendidikan khusus dengan berbagai cara. Yang pertama melalui Cabang Dinas, rekrutmen dapat dilaksanakan melalui BOS APBN, dengan catatan tersedia anggaran untuk hal tersebut," kata David dalam rilis yang dikirimkan pihak Ombudsman Bangka Belitung kepada Bangkapos.com, Rabu (24/3/2021).

Sedangkan untuk rekrutmen melalui BKPSDMD dapat dilakukan melalui jalur seleksi dan mekanisme PPPK dan CPNS.

"Untuk Tahun 2021 ini, kami telah mengusulkan 55 formasi PPPK untuk guru pendidikan khusus di Provinsi kepulauan Bangka Belitung karena keputusan pemerintah pusat tahun ini rekkrutmen guru tidak ada untuk CPNS, kemudian sebanyak 11 formasi diantaranya diusulkan untuk di tempatkan di SLBN Pangkalpinang, dan usulan ini kemudian disampaikan kepada Kemenpan RB," jelas David.

Perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Trisna mengatakan pengusulan hal serupa juga dilontarkan pada tahun sebelumnya.

“Dinas Pendidikan telah beberapa kali menyampaikan usulan rekrutmen CPNS ke BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pada tahun 2020 telah dilakukan rekrutmen 5 CPNS guru pendidikan luar biasa di Provinsi kepulauan Babel," kata Trisna.

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung memonitor pelaksanaan saran Ombudsman Bangka Belitung dari hasil Kajian Cepat Ombudsman mengenai Aksesibilitas Anak Disabilitas Terhadap Pendidikan Khusus di Bangka Belitung.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (23/3/2021).

Satu diantara saran Ombudsman pada kajian ini adalah penambahan tenaga pengajar pendidikan khusus yang kemudian akan berdampak pada semakin banyaknya anak disabilitas yang dapat bersekolah dan mendapatkan hak pendidikan yang setara.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved