Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Reka Ulang Pembunuhan Bekas Menantu di Mapolres Bangka Tengah, Istri Pelaku Melihat Anaknya Dicekik

Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Bangka Tengah (Bateng) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan mantan menantu

Penulis: Sela Agustika | Editor: khamelia
(istimewa/Polres Bangka Tengah).
Pelaku pembunuhan mantan menantu saat mempraktekan adegan ke 10 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Bangka Tengah (Bateng) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan mantan menantu yang dilakukan oleh mantan mertua di Mapolres Bangka Tengah, Selasa (23/3/2021) kemarin.

Sebanyak 18 adegan diperagakan pelaku satu persatu di halaman Mapolres Bangka Tengah

Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, Rais Muin mengatakan rekonstruksi atau reka ulang adegan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Abdul Hadi (67 ) terhadap mantan menantunya Andri Budiman (44), digunakan untuk melengkapi pemberkasan. 

"Proses rekonstruksi yang langsung diperagakan tersangka terlihat jelas, menggunakan sebilah parang sampai membacok kepala korban hingga meninggal bersimbah darah. Tersangka juga memperagakan satu persatu adegan, hingga tega menghabisi nyawa korban,” kata Rais, (24/3/2021).

"Dari awal sampai akhir rekon tadi ada 18 adegan yang diperagakan oleh tersangka secara langsung di lokasi Mapolres Bateng,"tambahnya.

Rais menjelaskan, awal kronologis kejadian, pada Rabu, (3/3/2021) lalu sekira Pukul 13.00 Wib, Dahlan Patoni anak dari pelaku mendatangi rumah Andri Budiman untuk memberitahukan agar tidak lagi mengganggu dan mengancam keluarganya.

"Awalnya Dahlan Patoni mendatangi rumah Andri Budiman yang letaknya tidak jauh dari rumahnya untuk memberitahukan agar jangan lagi mengganggu dan mengancam keluarganya. Andri Budiman nikah sirih dengan  Hartuti adik kandung Dahlan, selama lebih kurang 10 Tahun dan memiliki 1 orang anak, kemudian telah resmi bercerai dan diketahui oleh pihak Desa," ujarnya.

"Tidak terima atas ucapan Dahlan Patoni, akhirnya Andri Budiman mencekik leher Dahlan Patoni dengan menggunakan Lengan sehingga membuat Dahlan Patoni dan Andri Budiman terjatuh ke tanah," jelas Rais.

Kata Rais, pada waktu yang bersamaan Ibu Dahlan Patoni melihat kejadian Andri Budiman mencekik leher Dahlan Patoni kemudian berteriak meminta tolong, mendengar teriakan tersebut Abdul Hadi (Pelaku) langsung keluar dari rumah bagian belakang menuju halaman rumah Andri Budiman sambil membawa sebilah parang yang berada di tempat cucian piring belakang rumahnya.

"Melihat anaknya Dahlan Patoni  terbaring bersama Andri Budiman, kemudian pelaku  Abdul Hadi langsung mengayunkan Parang ke arah bagian kepala Andri Budiman sebanyak 5 (Lima) kali bacokan dan setelah kejadian tersebut pelaku Abdul Hadi langsung menyerahkan diri Ke Polsek Sungai Selan," kata Rais.

Mengetahui kejadian tersebut, Rais mengungkapkan Personil Polsek Sungaiselan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

"Pihak Personil Polsek Sungaiselan ini langsung mengamankan TKP dan korban yang masih sempat duduk, kemudian langsung dibawah oleh anggota Polsek Sungaiselan ke Puskesmas dan Korban meninggal di Puskesmas," ujarnya

Lebih lanjut, Pelaku saat ini ditahan di sel Mapolres Bangka Tengah dengan hukuman kurungan 15 tahun penjara sebagaimana pasal 338 KUHP jo pasal 351 ayat (3) KUHP AH atas tindak pembunuhan atau penganiayaan.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved