Breaking News:

Asam Urat

4 Makanan Penurun Asam Urat

Penyakit asam urat adalah salah satu jenis penyakit peradangan pada sendi.

Editor: suhendri
freepik.com/xb100
Buah ceri 

BANGKAPOS.CON - Penyakit asam urat adalah salah satu jenis penyakit peradangan pada sendi.

Penyakit ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan rasa nyeri serta pembengkakan pada sendi.

Diet berupa konsumsi makanan penurun asam urat bisa membantu dalam meredakan keluhan akibat penyakit yang juga dinamakan gout tersebut.

Apa sajakah jenis-jenis makanan ini?

Ada beberapa jenis bahan pangan yang bisa dikonsumsi sebagai makanan penurun asam urat.

Makanan tersebut meliputi:

* Buah ceri

Menurut beberapa riset, buah ceri cukup ampuh dalam meredakan dan mencegah serangan penyakit asam urat.

Disarankan untuk mengonsumsi tiga porsi buah ini setidaknya selama dua hari berturut-turut.

Selain dalam bentuk buah segar (ceri merah maupun ceri hitam), penderita asam urat juga boleh mengonsumsinya dalam bentuk jus serta ekstrak buah ceri.

* Jahe 

Jahe adalah tanaman herbal yang sering digunakan untuk mengatasi aneka peradangan.

Bumbu dapur ini juga dipercaya mampu membantu dalam mengatasi serangan gout.

Anda bisa menggunakan jahe secara topikal.

Misalnya dengan kompres air jahe selama 15 hingga 30 menit pada bagian tubuh yang mengalami gejala penyakit asam urat untuk meredakan nyeri.

Jika dikonsumsi, jahe dianggap bisa membantu dalam menurunkan kadar asam urat dalam darah bagi mereka yang mengalami hiperurisemia.

Penderita disarankan untuk mengonsumsi air jahe sebanyak tiga cangkir setiap hari demi mengurangi kadar zat ini dalam tubuhnya.

* Seledri

Seledri sering digunakan untuk mengatasi keluhan yang berkaitan dengan saluran kemih.

Namun tanaman hijau ini juga dipercaya berkhasiat dalam menurunkan kadar asam urat.

Tidak ada saran khusus mengenai porsi seledri yang harus dikonsumsi per hari.

Karena itu, Anda bisa mengonsumsinya jumlah yang cukup.

Misalnya, dengan menyantap daun seledri mentah, dibuat jus, atau berupa suplemen.

* Apel

Banyak yang meyakini apel sebagai makanan penurun asam urat.

Hal ini mungkin muncul karena buah apel mengandung malic acid yang bisa menurunkan kadar asam urat.

Memang, belum banyak penelitian yang bisa mendukung kliam tersebut.

Tetapi seperti kata pepatah, makan satu buah apel sehari tetap baik bagi kesehatan, asalkan tidak dibarengi konsumsi gula yang berlebihan.

Baca juga: Mengenal Efek Samping dan Cara Minum Obat TBC

Memang, mengonsumsi makanan penurun asam urat tersebut tidak bisa dijadikan obat untuk menyembuhkan penyakit asam urat.

Tetapi menu makan yang terjaga dapat membantu dalam menurunkan risiko kambuhnya gejala gout dan memperlambat kerusakan sendi.

Karena itu, penderita penyakit gout umumnya tetap memerlukan obat asam urat dari dokter meski telah rutin menerapkan pola makan yang benar.

Obat-obatan ini akan meredakan keluhan rasa sakit sekaligus menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Jenis makanan yang sebaiknya dihindari

Selain makanan penurun asam urat yang baik dikonsumsi, ada pula beberapa jenis makanan yang perlu dihindari oleh penderita gout.

Berikut contohnya:

* Daging merah, contohnya daging sapi dan daging kambing

* Jeroan

* Ikan laut, seperti sarden dan tuna

* Kerang-kerangan

* Beberapa jenis sayuran, misalnya bayam dan asparagus

Makanan-makanan tersebut mengandung purin yang cukup tinggi.

Karena itu, penderita penyakit asam urat harus menghindarinya agar tidak terus didera gejala gout.

Prinsip pola makan penderita asam urat

Tujuan dari diet penderita asam urat adalah mencapai atau mempertahankan berat badan ideal, membiasakan diri dengan pola makan sehat, menghindari jenis makanan yang mengandung purin, dan mengonsumsi lebih banyak makanan penurun asam urat.

Baca juga: Hati-hati, Penyakit Asam Urat yang Tidak Segera Diobati Bisa Picu Komplikasi yang Lebih Berbahaya

Prinsip diet untuk penderita penyakit asam urat sebetulnya tidak jauh berbeda dengan pola makan sehat pada umumnya.

Beberapa di antaranya meliputi:

* Menurunkan berat badan. Kegemukan bisa meningkatkan risiko penyakit asam urat. Penurunan berat badan, yang tidak secara spesifik mengindari makanan yang mengandung kadar purin tinggi, pun tetap berdampak dalam mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.

* Mengonsumsi karbohidrat kompleks, seperti gandum utuh, buah, sayur, dan biji-bijian.

* Minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

* Mengurangi konsumsi lemak dan daging merah.

* Memenuhi asupan protein, terutama dari daging putih tanpa lemak (seperti dada ayam), susu rendah lemak, dan sumber protein nabati.

* Rutin mengonsumsi obat asam urat sesuai anjuran dokter

Pada dasarnya, ragam makanan penurun asam urat tersebut bukanlah obat.

Namun pola makan yang tepat dapat membantu penderita untuk mengurangi kemungkinan serangan gejala gout.

Untuk mengatasi penyakit gout dengan saksama, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter.

Dengan ini, Anda bisa mendapatkan penanganan sekaligus anjuran diet yang tepat. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Makanan Penurun Asam Urat yang Bisa Dikonsumsi Tiap Hari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved