Breaking News:

Human Interest Strory

Apri pun Menjerit, Hanya Dapat Rp50 Ribu Sehari, Berharap Pandemi Segera Berlalu

Raut wajah Apri (27) tampak lesu. Pria si driver ojek online (Ojol) di Pangkalpinang ini mengeluh. Ia bahkan tampak tak begitu bersemangat saat

Penulis: Widodo | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Apri (27), Driver Ojek Online (Ojol) di Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Widodo) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Raut wajah Apri (27) tampak lesu. Pria si driver ojek online (Ojol) di Pangkalpinang ini mengeluh. Ia bahkan terlihat tak begitu bersemangat saat bercerita soal penghasilannya sebagai driver ojek online.

Pandemi Covid-19 lagi-lagi jadi penyebabnya. Saat Wabah Virus Corona melanda sejak Tahun 2020 lalu, orderan Apri mendadak sepi. Kondisi itu terus berlangsung hingga terparah pada Tahun 2021, Apri nyaris tak dapat memenuhi kebutuhan hidup karena penghasilan begitu minim.

"Masih banyak orderan Tahun 2020 ketimbang Tahun 2021, Pandemi Covid-19 ini imbasnya grab juga sepi," begitulah "jeritan" Apri.

Tak jarang, Apri terpaksa pulang sampai larut malam untuk mengais rejeki menjadi Driver Ojol. Namun, apa daya ibarat kata, rejeki sudah diatur oleh Allah SWT.

Walau begitu, Apri tetap bertahan. Apalagi profesi ini sudah ia lakoni ini sejak 3 tahun lalu. 

Saat ini katanya, ia hanya menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp50.000 dalam sehari.

"Pendapatan sekarang kalau bersih Rp50.000 per harinya, itu sudah dipotong sama bensin dan lain-lain," kata Apri kepada Bangkapos.com, Kamis (25/3/2021).

Tampak mengenakan seragam Ojol lengkap, Apri mengaku saat ini ia tak mendapatkan insentif grab.

"Sekarang orederan agak sepi, tambah lagi insentif untuk tembus dari target dihilangkan. Sebelumnya tembus 270 berlian dalam sehari dapat insentif Rp65.000 per hari di luar dari uang jasa ngegrab," ucapnya.

Alhasil ia hanya bisa mengandalkan pendapatan bersih, yang hanya berkisar Rp50.000 dalam sehari.

Apri berharap insentif untuk driver ojek online diadakan lagi. "Harapannya di grab sistem diperbaiki untuk kembalinya intensif supaya bisa meringankan beban kita juga, apalagi sekarang orderan sepi," kata Apri seraya mengaku pernah mengantar penumpang dari Pangkalpinang menuju Kecamatan Bakam Bangka. (Bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved